RADARTUBAN – AC Milan menunjukkan kelasnya di Serie A setelah sukses mencuri poin penuh di markas Lecce, Stadio Via del Mare, Sabtu (30/8) dinihari WIB.
Rossoneri menang meyakinkan 2-0 lewat sundulan Ruben Loftus-Cheek di menit 66 dan Christian Pulisic pada menit 86.
Sebelumnya, Milan sempat memiliki dua gol yang dianulir VAR karena offside, namun hal itu tidak mengubah penguasaan permainan mereka.
Kemenangan ini menjadi jawaban sempurna bagi pasukan Massimiliano Allegri yang tengah memburu konsistensi di Serie A musim ini, setelah sebelumnya pada pekan perdana dipermalukan tim promosi Cremonese dengan skor 2-1.
Milan tampil dominan, menguasai 56 persen ball possession, dengan total 14 tembakan dan 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sejak peluit awal, Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Trio serang Santiago Giménez, Ruben Loftus-Cheek, dan Alexis Saelemaekers beberapa kali menekan, namun rapatnya barisan pertahanan Lecce membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.
Meski hanya mencatatkan 44 persen penguasaan bola, Lecce sesekali berani melakukan serangan balik cepat.
Namun, hanya dua tembakan mereka yang mengarah ke gawang dan tak mampu menaklukkan Mike Maignan.
Milan baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-66. Ruben Loftus-Cheek memanfaatkan ruang di kotak penalti untuk mengeksekusi peluang lewat sundulan menjadi gol pembuka.
Gol ini membuat Lecce semakin tertekan. Rossoneri terus melancarkan serangan hingga akhirnya Christian Pulisic memastikan kemenangan lewat finishing klinis di menit ke-86.
Dua gol tersebut menegaskan peran vital pemain-pemain anyar Milan dalam memberi warna baru pada permainan mereka musim ini.
Statistik Bicara: Milan Lebih Efektif
Data menunjukkan Milan unggul di hampir semua lini:
Tembakan: Lecce 7 – 14 Milan
Tembakan ke gawang: Lecce 2 – 6 Milan
Penguasaan bola: Lecce 44 persen – 56 persen Milan
Operan: Lecce 389 – 483 Milan (akurasi 84 persen vs 86 persen)
Tendangan sudut: Lecce 4 – 5 Milan
Meskipun Lecce lebih sering melakukan pelanggaran (10 vs 8), Milan tetap tampil tenang dan disiplin tanpa kartu kuning maupun merah.
Dengan hasil ini, AC Milan kian percaya diri menatap laga berikutnya. Loftus-Cheek dan Pulisic yang sama-sama mencatatkan namanya di papan skor menjadi sinyal bahwa lini tengah dan sayap Rossoneri semakin berbahaya.
Bagi Lecce, kekalahan ini menegaskan perlunya perbaikan di lini serang dan kedisiplinan bertahan jika ingin bersaing di Serie A. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni