RADARTUBAN – Sejarah baru tercipta di Premier League. Liverpool akhirnya menuntaskan transfer sensasional Alexander Isak dari Newcastle United dengan banderol mencengangkan: £ 130 juta atau setara Rp 2,7 triliun!
Nilai itu sekaligus memecahkan rekor sebagai salah satu transfer termahal sepanjang sejarah liga.
Kepastian ini diumumkan setelah negosiasi panjang yang sejatinya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.
Bomber asal Swedia itu langsung terbang ke Merseyside, Senin (1/9), untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak jangka panjang bersama The Reds.
“Here we go! Isak hanya mau Liverpool. Deal sudah disepakati,” ungkap jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano melalui akun X resminya.
Transfer Isak bukan sekadar soal uang. Bagi Liverpool, kedatangan striker 24 tahun itu menjadi simbol era baru usai kepergian beberapa pilar senior.
Isak diharapkan menjadi ujung tombak utama dalam skema serangan anyar yang dirancang manajer Arne Slot.
Musim lalu, eks Real Sociedad itu tampil garang di Premier League. Dari 30 laga bersama Newcastle, ia mencetak 21 gol dan membuktikan diri sebagai predator kelas atas.
Tak heran, Liverpool tak ragu menggelontorkan dana jumbo demi memenangkan perburuan yang sempat dilirik klub top Eropa lain.
Dengan harga £ 130 juta, Isak resmi masuk jajaran elite pemain termahal di Inggris, sejajar dengan Jack Grealish, Moisés Caicedo, hingga Declan Rice.
Bedanya, The Reds kali ini menorehkan tinta emas sebagai klub yang berani mencatatkan rekor baru setelah lama dikenal hemat dalam urusan belanja pemain.
Publik Anfield pun langsung menyambut kabar ini dengan gegap gempita. Media lokal menyebut Isak sebagai “penantian panjang yang akhirnya berakhir indah”.
Namun, ekspektasi besar otomatis menempel di pundak sang striker jangkung.
Selain harus menggantikan peran vital yang ditinggalkan Roberto Firmino dan mengimbangi produktivitas Mohamed Salah, Isak juga dibebani target membawa Liverpool kembali ke jalur perebutan gelar Premier League.
Kini semua mata tertuju pada debut resminya di Anfield. Satu hal yang pasti: kehadiran Isak membuat peta persaingan Premier League musim 2025/2026 semakin panas dan tak terduga. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni