RADARTUBAN - Claude Makélélé, mantan gelandang Chelsea, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain, memberikan pandangannya terkait peluang klub-klub besar di Liga Champions musim 2025/2026.
Menurutnya, hanya ada dua tim yang berpotensi menghalangi langkah Chelsea dalam mengejar gelar Eropa musim ini.
Chelsea yang sempat absen selama dua tahun akhirnya kembali ke Liga Champions. Dalam periode itu, klub asal London tersebut sempat menjuarai Conference League.
Kini, dengan manajer anyar Enzo Maresca, The Blues diyakini memiliki fondasi yang cukup kuat untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Liga Champions musim ini menggunakan format fase liga dengan 36 tim.
Enam wakil Inggris akan tampil sekaligus, yakni Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Newcastle.
Fase liga akan dimulai pada 16–18 September dan berakhir 28 Januari.
Selanjutnya, babak play-off fase gugur digelar pada Februari, babak 16 besar dimulai 10 Maret, lalu berlanjut ke perempat final pada 7 April, semifinal 28 April, dan puncaknya final di Budapest pada 30 Mei.
Selain Chelsea, tim-tim unggulan lain seperti Real Madrid, Liverpool, Paris Saint-Germain, dan Barcelona tetap menjadi kandidat kuat. Namun, Makélélé menilai situasi bisa berubah tergantung cedera pemain, aktivitas transfer, serta konsistensi performa setiap tim.
Dalam wawancara eksklusif bersama SPORTbible untuk Oddspedia, Claude Makélélé menegaskan bahwa Chelsea masih memiliki DNA juara di Eropa.
Ia menyebut dua tim tertentu bisa menjadi batu sandungan bagi The Blues musim ini.
“Bagi saya, tentu saja saya akan membicarakan klub tempat saya pernah bermain. Saya bicara soal Chelsea, saya bicara soal Real Madrid, saya bicara soal Paris [Saint-Germain].
“Untuk saat ini, Chelsea bisa membangun sesuatu di Liga Champions, karena itu sudah menjadi hal yang normal bagi mereka. Selalu.
“Kami pernah menjuarai Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, final-final, karena Chelsea adalah satu-satunya klub yang memenangi lima trofi besar. Tidak ada klub lain yang melakukannya. Kami punya sejarah di semua kompetisi ini.
“Kami punya skuad bagus, saya menyukai semua pemainnya, dan manajernya melakukan pekerjaan hebat. Saya sudah berkali-kali menegaskan itu sejak tahun lalu, meski sempat mendapat kritik dari fans pada awalnya. Tapi sekarang kita bisa melihat kemajuan mereka, jadi saya berharap mereka bisa menembus partai final.”
Pernyataan Claude Makélélé menjadi sorotan, mengingat ia pernah menjadi bagian penting dari Chelsea, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.
Dengan pengalaman dan prestasi yang dimilikinya, pandangan tersebut tentu memiliki bobot.
Kini, publik menunggu apakah prediksi Makélélé benar-benar terbukti di Liga Champions 2025/2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni