Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Donnarumma ke Man City dengan Gaji Selangit, Guardiola yang Menekan Tombol

Tulus Widodo • Kamis, 4 September 2025 | 04:53 WIB
Fabrizio Romano melaporkan Donnarumma antusias gabung Manchester City.
Fabrizio Romano melaporkan Donnarumma antusias gabung Manchester City.

RADARTUBAN – Manchester City akhirnya menambal lubang besar di bawah mistar usai kepergian Ederson ke Fenerbahçe.

Pilihannya jatuh pada sosok jumbo: Gianluigi “Gigio” Donnarumma.

Bukan sekadar rekrutan anyar, kedatangan kiper timnas Italia ini jadi sinyal kuat bahwa Pep Guardiola benar-benar menghendakinya.

Namun, di balik euforia, tersimpan angka-angka mencengangkan yang bikin kening berkerut.

“Sejujurnya, saya sangat ingin bergabung dengan Manchester City. Mereka menunjukkan ketertarikan besar, dan Pep menaruh kepercayaan penuh pada saya. Itu membuat saya bangga,” ungkap Donnarumma, dikutip jurnalis transfer Fabrizio Romano.

City menebus Donnarumma dari Paris Saint-Germain dengan mahar sekitar £ 26 juta (setara Rp 460 miliar). Tak berhenti di situ, kontrak yang disodorkan terbilang panjang: lima tahun dengan opsi perpanjangan satu musim. Artinya, jika klausul opsional diaktifkan, Donnarumma bisa terikat hingga 2030.

Yang bikin heboh justru paket gaji. Tahun pertama, mantan kiper AC Milan itu digaji € 15 juta. Tahun kedua dan ketiga: € 16 juta.

Sedangkan dua tahun terakhir, Donnarumma bakal mendapat bayaran € 17 juta.

Jika semua bonus terpenuhi, total bayaran bisa menembus € 90 juta (sekitar Rp 1,5 triliun).

Dengan kurs Euro di kisaran Rp 19.000–19.500, gaji tahunan Donnarumma berada di level Rp 300–330 miliar.

Angka yang bahkan untuk standar City pun bukan perkara kecil.

Ringkasan Deal Donnarumma

Komponen Detail
Transfer Fee ± £ 26 juta (± Rp 460 miliar)
Durasi 5 tahun + opsi 1 musim (hingga 2029–2030)
Gaji Tahunan € 15–17 juta (Rp 300–330 miliar) + bonus; total potensi hingga € 90 juta

Catatan Kritis: Perlu atau Sekadar Prestise?

1. Gaji Selangit untuk Kiper “Konservatif”?

Guardiola terkenal mengandalkan kiper yang piawai mengalirkan bola dari belakang.

Ederson adalah contoh sempurna. Donnarumma? Hebat dalam refleks dan penyelamatan, tapi kerap dikritik soal distribusi.

Apakah City rela membayar mahal hanya demi nama besar, meski gaya mainnya bisa jadi tak 100 persen klop?

2. Bayangan Financial Fair Play

Total paket gaji dan bonus mendekati Rp 1,5 triliun. Untuk klub yang sudah berkali-kali terseret isu FFP, keputusan ini memantik tanya: apakah City sedang berjudi dengan dompet?

3. Mengabaikan Talenta Muda

City punya James Trafford, kiper muda yang ditebus £ 27 juta dari Burnley.

Pertanyaan muncul: mengapa tidak memberi jam terbang pada talenta lokal dengan gaji jauh lebih rendah, ketimbang membayar selangit untuk Donnarumma?

Transfer Donnarumma ke Etihad jelas bikin geger. City bukan cuma membeli kiper, tapi juga mendatangkan “proyek kepercayaan” Guardiola dengan harga selangit.

Namun, di balik gemerlap presentasi resmi dan foto jersey biru langit, ada tanda tanya besar: apakah ini keputusan taktis yang tepat, atau sekadar pembelian gengsi yang bisa menekan finansial klub?

Satu hal pasti : sorot mata dunia bukan hanya tertuju pada penyelamatan Donnarumma di lapangan, tapi juga pada catatan keuangan City di balik layar. (*)

Editor : Amin Fauzie
#kiper #timnas italia #Donnarumma #Manchester City