RADARTUBAN – Cedera yang dialami Lamine Yamal memicu amarah Hansi Flick.
Pelatih Barcelona itu mengecam keras timnas Spanyol yang dianggap abai terhadap kesehatan wonderkid 17 tahun tersebut.
Yamal dipaksa tetap bermain meski harus disuntik pereda nyeri. Akibatnya, ia bakal absen di laga La Liga akhir pekan ini.
Bahkan, peluangnya tampil melawan Newcastle di Liga Champions pekan depan juga tipis.
Kabar ini diungkap jurnalis ternama Fabrizio Romano, melalui akun X resminya yang menyebutkan pelatih Hansi Flick tak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan menuding keputusan timnas Spanyol sebagai penyebab masalah.
“Spanyol memberi dia painkiller, dan bahkan ketika mereka sudah unggul, mereka tetap memaksanya bermain,” tegas Flick.
“Ini bukan cara memperlakukan pemain. Saya sangat kecewa dan sedih,” kata pelatih berkebangsaan Jerman itu.
Yamal sebelumnya membela Spanyol dalam jeda internasional, namun terlihat kesakitan di lapangan.
Flick menilai keputusan tetap memainkannya dalam kondisi seperti itu adalah blunder yang bisa memperburuk cedera.
Flick Putar Otak Mencari Pengganti Yamal
Situasi ini menambah daftar masalah Barca di awal musim. Kehilangan Yamal berarti Flick harus memutar otak mencari opsi di lini depan.
Apalagi laga kontra Newcastle adalah salah satu yang paling krusial dalam fase grup Liga Champions.
Kritik Flick juga menjadi alarm bagi federasi. Di tengah jadwal padat, isu perlindungan pemain kembali mencuat.
Banyak pihak mendesak agar federasi dan klub duduk bersama untuk mengutamakan kesehatan pemain muda yang rentan cedera.
Jika Yamal benar-benar absen kontra Newcastle, Barcelona akan bergantung pada pemain senior seperti Robert Lewandowski dan Raphinha untuk menjaga peluang lolos. (*)
Editor : Amin Fauzie