RADARTUBAN – Pekan kedua Pegadaian Championship Liga 2 benar-benar memanas!
Sejumlah laga sarat drama tersaji, dari brace penalti Gustavo Tocantins untuk PSS, gol cepat Bayu Pradana yang mengantar Barito tetap sempurna, hingga kemenangan dramatis Persiba atas Persipal yang diwarnai gol di menit-menit akhir.
Di Stadion kebanggaan Persiku, tuan rumah harus mengakui ketangguhan PSS Sleman yang tampil klinis.
Tocantins mencetak dua gol (4’, 74’ penalti) ditambah Saiful Djoge (54’), mengandaskan gol hiburan dari Yohanes Kandaimu (41’).
PSS menang 3-1 dan mantap di puncak klasemen Grup Timur dengan koleksi 6 poin dari dua laga.
Barito Putera juga melanjutkan tren positif. Gol cepat Bayu Pradana pada menit ke-9 cukup untuk membawa timnya menang tipis 1-0 atas tuan rumah Deltras Sidoarjo.
Barito kini menguntit PSS di posisi kedua, sama-sama mengoleksi 6 poin namun kalah selisih gol.
Sementara itu, laga sengit terjadi di Balikpapan. Persiba harus bekerja keras sebelum akhirnya menekuk Persipal Palu 3-2.
Gol kemenangan dilesakkan Lorensius Sabda pada menit ke-89, membuat stadion bergemuruh.
Dua gol Persipal dicetak Risqki Putra Utomo (45+3’) dan Daniel Adade (53’), sebelum Nishihara (56’) dan Nagashima (74’) menyamakan kedudukan, dan Sabda memastikan tiga poin krusial.
Laga lain yang tak kalah menarik adalah duel ketat Kendal Tornado kontra Persela Lamongan yang berakhir imbang 0-0.
Kedua tim masih berbagi angka, hasil yang membuat keduanya tertahan di papan bawah.
Klasemen Sementara – Grup Timur
1. PSS – 6 poin
2. Barito – 6 poin
3. Persipura – 4 poin
4. Persiku – 3 poin
5. Persiba – 3 poin
6. Deltras – 3 poin
7. Persipal – 1 poin
8. Persela – 1 poin
9. Kendal Tornado – 1 poin
10. PSIS – 0 poin
Klasemen Sementara – Grup Barat
1. Garudayaksa – 6 poin
2. Bekasi City – 3 poin
3. Adhyaksa – 3 poin
4. Sumsel United – 3 poin
5. Persekat – 3 poin
6. PSMS – 1 poin
7. PSPS – 1 poin
8. Persiraja – 0 poin
9. Persikad – 0 poin
10. Sriwijaya – 0 poin
Top Skor Sementara Pegadaian Championship
- 3 Gol : Igor Henrique (Persiku), Gustavo Tocantins (PSS)
- 2 Gol : Ezechiel N'Douassel (Bekasi City), Vicente Concha, Everton (Garudayaksa), Takumu Nishihara (Persiba)
- 1 Gol : Adilson Silva, Makan Konaté, Aaron Yekti (Adhyaksa), Renan Alves, Bayu Pradana (Barito), Ramadhan, Fadly (Bekasi), Safitra Udu, Neville Tengeg (Deltras), Decho Zacky, Asep Berlian (Garudayaksa), Rocky Mandosir (Persekat), Jonathan Bustos (Persela), Kodai Nagashima, Lorensius Sabda (Persiba), Putra Chaniago, Yohanes Kandaimu (Persiku), Risqki Utomo, Daniel Adade (Persipal), Artur Vieira, Matheus Silva (Persipura), Mujahidin Ilyas, Miftahul Hamdi (Persiraja), Vítor Barata, Rifal Lastori (PSMS), Cristian Alex, Rafly Selang, Andy Harjito (PSPS), Cleberson, Saiful Djoge (PSS), Kurniawan Karman Sumsel)
Gol Bunuh Diri :
1 - Alfin Tuasalamony (PSPS for PSMS)
Juara Grup Otomatis Promosi ke Super League
Hasil ini membuat persaingan di Grup Timur semakin ketat. PSS dan Barito menjadi dua tim dengan rekor sempurna, namun Persipura masih mengintai dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Laga-laga ke depan dipastikan makin panas, apalagi setiap grup harus memainkan tiga putaran (27 laga per tim) – artinya perjalanan masih panjang dan peluang terbuka lebar.
Berdasarkan manual Liga, tim juara masing-masing grup lolos ke babak grandfinal dan otomatis promosi ke Super League.
Sedangkan runner-up masing-masing grup lolos ke play-off tempat ketiga untuk perebutkan satu tiket sisa promosi ke Super League musim depan.
Berikutnya, tim juru kunci (peringkat 10) masing masing grup otomatis terdegradasi ke Liga 3.
Sementara, tim peringkat 9 masing-masing grup bertanding play-off untuk menghindari satu tiket terdegradasi ke Liga 3. (*)
Editor : Amin Fauzie