RADARTUBAN – Winger lincah Napoli, Matteo Politano, mematahkan spekulasi masa depannya dengan langkah tegas.
Pemain berusia 32 tahun itu resmi menandatangani kontrak baru yang akan mengikatnya di Stadio Diego Armando Maradona hingga Juni 2028.
Kabar ini dikonfirmasi pakar transfer Fabrizio Romano melalui akun X resminya.
“Politano stays. New contract until June 2028 signed,” tulis Romano yang dikenal memiliki reputasi akurat.
Jawaban atas Rumor Transfer
Perpanjangan kontrak ini menjadi sinyal kuat bahwa Politano menolak hengkang meski sempat dikaitkan dengan beberapa klub Serie A lain dan tim dari Arab Saudi.
Napoli jelas tak ingin kehilangan salah satu motor serangan yang konsisten memberikan kontribusi.
Politano sendiri musim lalu tampil garang dengan torehan 10 gol dan 7 assist di semua kompetisi, membantu Napoli meraih scudetto.
Langkah Strategis Napoli
Keputusan manajemen memperpanjang kontrak Politano dinilai sebagai langkah strategis menjaga stabilitas tim.
Pasalnya, beberapa pilar Napoli sebelumnya dikabarkan akan hengkang, termasuk Victor Osimhen yang terus digoda klub-klub Premier League.
“Politano adalah pemain yang selalu bisa diandalkan. Perpanjangan ini bukti kami serius mempertahankan identitas tim,” ujar seorang pejabat klub yang tak mau disebutkan namanya.
Momentum Bangkit
Dengan kontrak baru di tangan, Politano diprediksi akan makin bersemangat membawa Napoli meraih hasil gemilang di musim 2025/2026.
Partenopei tentu sangat berambisi mempertahankan scudetto yang diraih musim lalu.
Dan, hingga giornata keempat tim yang pernah diperkuat sang superstar Diego Maradona itu masih berada di trek yang bagus untuk perburuan gelar scudetto 2025/2026.
Napoli masih sempurna dengan 12 poin dan mantap memimpin klasemen, berjarak dua poin dengan Juventus di bawahnya.
Bagi fans, kabar ini jadi angin segar di tengah isu kepergian beberapa pemain.
“Politano salah satu favorit kami. Dia pemain yang bermain dengan hati. Kontrak baru ini seperti hadiah bagi tifosi,” komentar seorang fans Napoli di forum daring. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni