RADARTUBAN - Italia musim ini kembali menjadi panggung tak terduga. Bukan cuma soal gol spektakuler atau drama wasit, tetapi juga soal statistik detail yang bikin penasaran: umpan tembus alias through ball.
Data terbaru Squawka mencatat, gelandang anyar Napoli Kevin De Bruyne langsung menguasai puncak daftar.
Eks bintang Manchester City itu memimpin dengan torehan 3 through ball sukses—angka yang tampak kecil, tapi di Serie A yang ketat dan penuh jebakan taktik, statistik ini berarti besar.
Di bawah De Bruyne, ada deretan nama yang cukup menarik. Christian Pulisic (Milan) dan Nicolò Rovella (Lazio) sama-sama mengemas 2 through ball sukses.
Lalu muncul sosok kejutan: Nico Paz dari Como dan Suat Serdar (Hellas Verona), yang biasanya tidak masuk radar media besar, kini bersanding di papan atas daftar kreator serangan.
Sisanya diisi nama-nama yang jarang disebut di headline besar: Lameck Banda (Lecce), Sandi Lovric (Udinese), hingga Reda Belahyane (Lazio). Bahkan gelandang muda Fiorentina, Jacopo Fazzini, ikut mencatatkan diri.
Kualitas De Bruyne Memang Beda Kelas
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan dua hal. Pertama, kualitas De Bruyne memang beda kelas.
Dengan pengalaman dan visi permainannya, pemain internasional Belgia itu masih jadi “otak” lapangan tengah meski baru merasakan Serie A.
Kedua, kompetisi Italia sedang memberi ruang untuk kejutan—di mana pemain yang tak selalu jadi sorotan bisa mencatatkan kontribusi kreatif dalam angka statistik.
Apalagi Serie A musim ini dikenal semakin padat oleh perebutan taktik defensif. Satu umpan tembus bisa berarti pembeda antara hasil imbang dan tiga poin.
Itu pula yang membuat catatan De Bruyne dkk layak jadi bahan sorotan.
Potensi Kreator dari Lini Kedua
Kalau nama besar macam De Bruyne sudah diprediksi bakal rajai statistik kreatif, kehadiran Pulisic, Rovella, atau bahkan Paz dan Serdar di daftar ini adalah alarm bagi tim-tim lawan: jangan remehkan potensi kreator dari lini kedua.
Serie A musim 2025/2026 baru memasuki giornata keempat, tapi jelas: urusan umpan pembelah pertahanan, bintang-bintang lama dan kejutan baru siap bikin kompetisi ini makin panas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni