RADARTUBAN – Gelandang muda andalan Persib Bandung sekaligus pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, memaparkan perjalanan karier, pengalaman debut di tim senior, hingga ambisi besarnya menatap masa depan.
Dalam podcast yang diunggah kanal YouTube Sport77 Official pada 23 Juni 2025 berjudul “Target Beckham Putra Bersinar di Asia”, dia menegaskan tekad untuk meraih prestasi di kancah Asia setelah sukses membawa Persib juara beruntun Liga 1 dan menyumbang medali emas SEA Games 2023.
Di balik kisah yang ia bagikan, tersimpan semangat dan mimpi yang tak pernah padam. Dari kenangan manis saat mencetak gol di Wembley hingga panggilan mendadak ke Tim Garuda, semua pengalaman itu membentuk karakter seorang pejuang muda.
Dengan tekad kuat, Beckham menegaskan keinginannya untuk terus melangkah, bukan hanya demi klub dan negara, tetapi juga demi membuka jalan bagi generasi penerus sepak bola Indonesia agar berani bermimpi lebih tinggi.
Perjalanannya menuju debut tim senior pun penuh drama. Panggilan untuk bergabung datang hanya sehari setelah ia larut dalam euforia konvoi juara Liga 1 bersama Persib.
Dari sorak-sorai pesta juara, dia langsung dihadapkan pada kesempatan langka membela negara.
“Waktu ditelepon admin Timnas untuk langsung berangkat ke Bali, saya kaget sekaligus terharu. Itu jadi rezeki karena panggilan datang di momen yang tidak disangka-sangka,” ungkapnya.
Dia bahkan mengaku menangis, karena debut tersebut terasa seperti pelepasan beban. Instruksi utama dari pelatih Timnas sederhana: berani menggiring bola dan jangan takut salah.
Momen paling berkesan datang saat melawan Jepang. Beckham sempat terkejut sekaligus terharu ketika diturunkan sebagai starter.
Usai laga, kebahagiaan itu semakin lengkap ketika ia bertukar jersey dan berbincang dengan kapten Jepang sekaligus gelandang Liverpool, Wataru Endo.
“Endo bilang, ‘Selamat ya, semoga lolos Piala Dunia 2026 di Round 4 nanti!’” tuturnya.
Kalimat singkat itu terasa bagai suntikan energi yang membuatnya semakin yakin melangkah.
Bagi Beckham, momen itu bukan sekadar bertemu idola, tetapi juga pengingat bahwa mimpi bisa tumbuh jauh lebih besar dari yang pernah ia bayangkan.
Kini, menatap musim depan bersama Persib dan kompetisi Asia, dia membawa tekad yang sama: menjaga api semangat, berjuang lebih keras, dan membuktikan bahwa anak bangsa mampu berdiri sejajar dengan yang terbaik di benua ini.
“Target kami di ACL 2 (Liga Champions Asia 2) adalah lolos dari fase grup, dan tentunya lebih baik dari musim sebelumnya,” tegasnya penuh keyakinan.
Terkait peluang berkarier di luar negeri, Beckham mengaku siap.
Namun, dia menegaskan hanya akan melangkah jika ada tawaran yang benar-benar serius, dengan jaminan menit bermain.
Baca Juga: Debut di Timnas Senior, Beckham Putra Ungkap Rasa Bangga dan Siap Buktikan Kualitas
Baginya, kesempatan berkembang lebih penting daripada sekadar mengejar popularitas. “Sepak bola bukan hanya tentang sorotan kamera atau gemerlap panggung, melainkan tentang hati yang berani berjuang dan mimpi yang dijaga dengan kesabaran,” ujarnya.
Kepada para pemain muda, Beckham menitipkan pesan sederhana namun penuh makna: jangan takut bermimpi.
“Meskipun punya bakat, harus diiringi dengan kerja keras yang tekun. Karena di sepak bola modern, kerja keras itu dituntut,” katanya.
Sebuah kalimat yang terdengar manis, sekaligus menjadi pelita bagi generasi penerus sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama