Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Federasi Uzbekistan Resmi Dekati Fabio Cannavaro! Eks Kapten Azzurri Bisa Jadi Nakhoda Timnas di Piala Dunia 2026

Tulus Widodo • Rabu, 1 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Fabio Cannavaro, mantan kapten Timnas Italia dan peraih Ballon d’Or 2006 ini tengah didekati Federasi Sepak Bola Uzbekistan untuk mengisi kursi pelatih kepala timnas senior.
Fabio Cannavaro, mantan kapten Timnas Italia dan peraih Ballon d’Or 2006 ini tengah didekati Federasi Sepak Bola Uzbekistan untuk mengisi kursi pelatih kepala timnas senior.

RADARTUBAN – Langkah mengejutkan datang dari Federasi Sepak Bola Uzbekistan.

Mereka disebut telah melakukan pendekatan resmi kepada Fabio Cannavaro, mantan kapten Timnas Italia dan peraih Ballon d’Or 2006, untuk mengisi kursi pelatih kepala timnas senior.

Kabar ini pertama kali mencuat lewat laporan jurnalis sepak bola internasional Fabrizio Romano.

“Uzbekistan Federation telah melakukan kontak resmi dengan Cannavaro. Pembicaraan masih berlangsung dengan manajer asal Italia itu,” tulis Romano di akun X-nya.

Strategi Ambisius Uzbekistan

Gerak cepat ini menandakan ambisi besar Uzbekistan untuk melesat di pentas Asia.

Selama ini, tim berjuluk White Wolves itu dikenal disiplin namun minim sentuhan pelatih top Eropa.

Menggaet Cannavaro jelas jadi gebrakan. Mantan pemain Real Madrid itu bukan hanya legenda di lapangan, tetapi juga punya pengalaman melatih klub-klub Tiongkok, termasuk Guangzhou Evergrande, Tianjin Quanjian, hingga Timnas Tiongkok U-23.

Rekam Jejak Cannavaro

Cannavaro yang kini berusia 52 tahun sempat mengantarkan Guangzhou Evergrande juara Liga Super Tiongkok.

Meski karier kepelatihannya naik-turun, reputasinya sebagai sosok pemimpin dan ikon sepak bola dunia masih sangat kuat.

Jika kesepakatan ini jadi nyata, Uzbekistan akan memiliki pelatih dengan profil paling glamor dalam sejarah mereka.

Tantangan dan Ekspektasi

Namun, mengontrak nama besar bukan berarti jalan mulus.

Federasi Uzbekistan harus siap dengan konsekuensi finansial dan program pembinaan jangka panjang.

Cannavaro juga mesti beradaptasi dengan kultur sepak bola Asia Tengah yang berbeda dengan Eropa maupun Tiongkok.

Para pengamat menilai, keberhasilan ini bergantung pada apakah Cannavaro diberi keleluasaan membangun sistem atau hanya diminta jadi “bintang papan nama” semata.

Bagi Uzbekistan, mendatangkan Cannavaro bukan sekadar pencitraan.

Mereka sedang bersiap untuk Piala Asia 2027 dan tampil pertama kalinya di Piala Dunia 2026.

Bila manuver ini tepat sasaran, White Wolves bisa jadi kekuatan baru di kawasan.

Tapi bila salah kelola, nama besar Cannavaro justru berisiko jadi bumerang. (*)

Editor : Amin Fauzie
#uzbekistan #federasi sepak bola #Piala Dunia 2026 #fabio cannavaro #piala asia 2027