Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Alejandro Garnacho Ungkap Perlakuan di Manchester United sebelum Hijrah ke Chelsea

Bihan Mokodompit • Kamis, 2 Oktober 2025 | 01:35 WIB

Alejandro Garnacho saat perkenalan dirinya sebagai rekrutan baru Chelsea.
Alejandro Garnacho saat perkenalan dirinya sebagai rekrutan baru Chelsea.

RADARTUBAN - Alejandro Garnacho akhirnya buka suara soal perlakuan yang ia terima di Manchester United sebelum memutuskan pindah ke Chelsea pada bursa transfer musim panas lalu.

Pemain berusia 21 tahun itu kini tengah menikmati babak baru dalam kariernya bersama The Blues, terutama setelah tampil di ajang Liga Champions melawan Benfica.

Garnacho Tampil di Liga Champions Bersama Chelsea

Dalam laga fase liga Liga Champions yang mempertemukan Chelsea dengan Benfica di Stamford Bridge, Garnacho tampil sejak menit awal.

Pertandingan itu sekaligus menjadi momen kembalinya Jose Mourinho ke markas The Blues, meski sorotan juga tertuju pada permainan sang winger.

Meski tidak mencetak gol, Garnacho menunjukkan performa positif dalam kemenangan 1-0 skuad asuhan Enzo Maresca.

Laga tersebut menjadi penampilan keempatnya sejak menuntaskan kepindahan senilai £40 juta dari Manchester United pada Agustus lalu.

Akhir Kurang Indah di Manchester United

Karier Garnacho bersama Manchester United berakhir dengan tensi tinggi.

Ia kehilangan tempat di tim utama usai kekalahan Setan Merah pada final Liga Europa kontra Tottenham Hotspur di Bilbao.

Pemain muda asal Argentina itu terlihat kecewa karena hanya dimainkan sekitar 20 menit di laga penting tersebut.

“Sampai akhir, saya bermain di setiap babak membantu tim, tapi hari ini saya hanya main 20 menit, saya tidak tahu,” ujar Garnacho kala itu.

Tak lama setelah itu, pelatih Ruben Amorim disebut memintanya mencari klub baru.

Garnacho pun masuk ke dalam kelompok “bomb squad” bersama Jadon Sancho, Marcus Rashford, Antony, dan Tyrell Malacia.

Situasi tersebut semakin menegaskan bahwa pintu keluar dari Old Trafford menjadi pilihan realistis baginya.

Cerita Garnacho tentang Masa Sulit di United

Dalam wawancara dengan TNT Sports, Alejandro Garnacho mengungkapkan bagaimana dirinya harus menjalani latihan terpisah sebelum akhirnya meninggalkan Old Trafford.

“Saya rasa itu adalah momen sulit, hanya berlatih sendirian. Tapi saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub, mantan klub saya Manchester United. Itu hanya momen buruk dalam hidup, tapi sekarang saya sangat senang berada di sini, bermain di kompetisi ini, dan mendapatkan tiga poin hari ini,” ungkap Garnacho.

Ketika ditanya apakah bermain di Liga Champions membuat pengalamannya di United terasa sepadan, Garnacho menjawab:

“Tentu saja, iya. Ketika kami masih muda, kami bermimpi bermain di malam Liga Champions, dan sekarang kami ada di sini jadi saya sangat bahagia. Ini tiga poin penting. Kami membutuhkannya setelah kalah di pertandingan pertama, jadi kami semua sangat senang.”

Fokus Baru Bersama Chelsea

Kini, Garnacho menatap masa depan dengan penuh optimisme bersama Chelsea.

Penampilannya di Liga Champions menjadi bukti bahwa dirinya masih punya potensi besar untuk bersinar.

Chelsea pun akan melanjutkan perjuangan di Premier League dengan menghadapi Liverpool pada akhir pekan ini, laga yang bisa kembali menjadi panggung bagi Garnacho untuk menunjukkan kualitasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tottenham hotpsur #Liga Champions #bursa transfer musim panas #Manchester United #premier league #Old Trafford #Liga Europa #chelsea #Alejandro Garnacho