RADARTUBAN - Gelombang pemain keturunan Indonesia kembali mencuri sorotan di ajang Europa League 2025/26.
Dari Stadio Olimpico di Roma sampai Stadion Toumba di Yunani hingga markas Brann di Norwegia, trio penggawa Timnas Indonesia tampil penuh energi dan cerita berbeda.
Verdonk Menjadi Tembok Kokoh Lille
Di Italia, Calvin Verdonk menjadi tembok kokoh LOSC Lille saat menumbangkan tuan rumah AS Roma 1-0.
Bek kiri 27 tahun itu tampil selama 69 menit dan nyaris tak memberi ruang bagi lini depan Giallorossi.
Statistiknya bicara: 4 tekel sukses, 2 sapuan bersih, 1 intersep, 3 kali memutus serangan lawan.
Meski tugas utama bertahan, Verdonk juga berani naik membantu serangan dengan menciptakan satu peluang emas.
Rating 7,3 menegaskan konsistensinya sebagai “tembok plus suplai serangan” LOSC Lille di pentas Eropa.
James Mengarsiteki Kebangkitan Go Ahead Eagles
Sementara itu di Yunani, Dean James benar-benar “menyulap” laga Panathinaikos vs Go Ahead Eagles.
Tertinggal lebih dulu, James mengarsiteki kebangkitan Go Ahead Eagles lewat dua assist brilian yang diselesaikan Milan Smit. Tim asal Belanda itu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Dalam 90 menit penuh, James bukan hanya kreatif, tapi juga rajin bertahan: 5 kali clearance, 2 sapuan kepala, 2 recovery, dengan akurasi operan 83 persen. Rating 8,5 jadi bukti performanya level top Eropa.
Debut Berkesan Miliano Jonathans
Di Norwegia, Miliano Jonathans memang belum banyak kesempatan, tapi 17 menit debutnya di pentas Eropa bersama FC Utrecht melawan Brann cukup memberi kesan.
Pemain muda itu mencatat 1 dribel sukses dan 100 persen akurasi passing meski timnya harus kalah 0-1.
Tak Sekadar Numpang Lewat di Europa League
Tiga nama ini memberi sinyal jelas: diaspora Indonesia tak sekadar numpang lewat di Europa League.
Mereka membuktikan diri mampu bersaing di level kompetisi Eropa dan siap mengangkat prestise Garuda.
Jika konsistensi ini terjaga, bukan mustahil Verdonk, James, dan Jonathans jadi kartu truf Patrick Kluivert di putaran 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Arab Saudi dan Iraq. Verdonk, James, dan Jonathans masuk dalam daftar 28 punggawa Garuda yang dibawa ke Arab Saudi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni