Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fabio Cannavaro Resmi Tangani Uzbekistan: Dari Juara Dunia ke Pemburu Mimpi Asia!

Tulus Widodo • Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:29 WIB
Eks kapten Italia Fabio Cannavaro resmi didapuk sebagai pelatih Timnas Uzbekistan. 
Eks kapten Italia Fabio Cannavaro resmi didapuk sebagai pelatih Timnas Uzbekistan. 

RADARTUBAN – Kejutan besar datang dari Asia Tengah. Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) resmi menunjuk legenda Italia, Fabio Cannavaro, sebagai pelatih kepala baru tim nasional mereka.

Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, Senin (6/10), lewat akun X resminya.

Mantan kapten Italia yang membawa negaranya juara Piala Dunia 2006 itu akan memimpin Uzbekistan di putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa UFA serius membangun tim nasional yang kompetitif di kancah global.

Misi Berat di Asia Tengah

Cannavaro bukan nama sembarangan.

Pria 52 tahun itu adalah peraih Ballon d’Or 2006, satu-satunya bek yang pernah merebut penghargaan prestisius itu dalam dua dekade terakhir.

Namun, di kursi pelatih, kariernya masih dalam fase pembuktian.

Sebelum ini, pria kelahiran Napoli itu sempat menangani Guangzhou Evergrande di China, Tianjin Quanjian, dan Benevento di Serie A.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Cannavaro cukup akrab dengan sepak bola Asia, meski belum punya pengalaman di Asia Tengah.

Tantangan di Uzbekistan jelas berbeda. Negeri pecahan Uni Soviet itu dikenal memiliki potensi besar di level usia muda, tetapi selalu gagal menembus panggung Piala Dunia senior.

Mereka kerap tersandung di babak kualifikasi terakhir zona Asia — terutama karena faktor mental dan konsistensi performa.

Tapi kini Uzbekistan sudah memastikan satu tiket di putaran final Piala Dunia 2026.

Ambisi Membangun Identitas Baru

Penunjukan Cannavaro dipandang sebagai upaya Uzbekistan mencari identitas permainan modern dan disiplin, sesuatu yang sering diasosiasikan dengan sepak bola Italia.

Dengan reputasi sebagai bek tangguh dan pemimpin sejati, Cannavaro diharapkan mampu membentuk lini pertahanan yang solid—sektor yang sering menjadi titik lemah Uzbekistan di laga-laga krusial.

“Uzbekistan punya potensi luar biasa. Saya datang untuk membawa semangat juang dan mental juara ke tim ini,” ujar Cannavaro dalam pernyataan singkat yang dirilis laman resmi UFA.

Cannavaro Bawa Mental Juara

Penunjukan Fabio Cannavaro mempertegas tren baru sepak bola Asia: mengandalkan eks bintang Eropa untuk mengangkat prestasi nasional.

Setelah Roberto Mancini pernah di Arab Saudi dan Héctor Cúper di Suriah, kini giliran Cannavaro yang mencoba menulis kisah suksesnya di Asia Tengah.

Apakah Cannavaro akan membawa “keajaiban Berlin 2006” ke Tashkent? Waktu yang akan menjawab. Tapi satu hal pasti — Uzbekistan kini punya alasan besar untuk bermimpi lebih tinggi dari sebelumnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#piala dunia #uzbekistan #Sepak Bola #Asia Tengah #fabio cannavaro #Amerika Serikat #meksiko #kanada