RADARTUBAN - Nama Messi dan Neymar selalu menjadi momok bagi tim mana pun yang berhadapan dengan mereka.
Duet asal Amerika Selatan ini pernah menjadi pusat perhatian dunia ketika sama-sama membela Barcelona.
Bersama Luis Suárez, keduanya membentuk Trio MSN, salah satu lini depan paling berbahaya dalam sejarah sepak bola modern.
Dalam tiga musim kebersamaan di Camp Nou, mereka tak hanya menghadirkan gol, tetapi juga cerita persahabatan dan harmoni permainan yang sulit ditandingi.
Kebersamaan yang Tak Terlupakan di Barcelona
Kisah Messi dan Neymar dimulai pada tahun 2013, ketika pemain muda Brasil itu bergabung ke klub raksasa Spanyol.
Sejak saat itu, chemistry keduanya langsung terlihat di lapangan. Neymar di Barcelona berkembang pesat berkat kerja sama erat dengan sang megabintang asal Argentina.
Bersama Trio MSN, mereka berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi La Liga, tiga Copa del Rey, satu Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub FIFA.
Kombinasi keduanya menghasilkan statistik luar biasa: dari total 206 pertandingan bersama, mereka mencatat 149 kemenangan dan hanya 30 kali kalah.
Tak hanya itu, mereka juga berkontribusi langsung pada 67 gol hasil kerja sama di lapangan, sebuah bukti nyata betapa padu duet maut ini.
Perpisahan dan Reuni di Paris
Setelah era emas di Spanyol berakhir, Neymar memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain pada 2017 dengan nilai transfer fantastis.
Empat tahun kemudian, publik dikejutkan dengan bergabungnya Messi ke klub yang sama.
Reuni Messi di PSG bersama Neymar sempat membangkitkan harapan bahwa kejayaan Trio MSN akan terulang kembali, kali ini bersama Kylian Mbappé.
Namun, meski sukses meraih dua gelar Ligue 1 dan satu Trophée des Champions, keduanya gagal memenuhi ekspektasi untuk menjuarai Liga Champions.
Cedera yang kerap menimpa Neymar menjadi salah satu alasan mengapa duet ini tak semoncer seperti di Barcelona.
Warisan Dua Sahabat di Lapangan
Kendati kini Messi dan Neymar telah berpisah jalan, Messi ke Inter Miami dan Neymar kembali ke Santos FC hubungan keduanya tetap hangat.
Laporan terbaru bahkan menyebutkan kemungkinan Neymar akan menyusul Messi ke Florida untuk reuni terakhir.
Warisan yang mereka tinggalkan tetap abadi: sepak bola yang indah, kreativitas tanpa batas, dan semangat kerja sama yang tak bisa diajarkan.
Baik di masa Neymar di Barcelona maupun Messi di PSG, keduanya menunjukkan bahwa persahabatan di lapangan bisa menghasilkan keajaiban yang sulit dilupakan oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama