RADARTUBAN – Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF) dikabarkan tengah membidik Graham Potter sebagai calon pelatih kepala baru tim nasional, setelah resmi memecat Jon Dahl Tomasson menyusul rentetan hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemecatan Tomasson dilakukan hanya 18 bulan sejak ia ditunjuk, usai kekalahan mengejutkan 0-1 dari Kosovo awal pekan ini.
Hasil itu memperburuk posisi Swedia yang kini terpuruk di dasar klasemen Grup B, dengan hanya satu poin dari empat pertandingan, terpaut enam angka dari zona play-off.
Setelah membuka laga dengan hasil imbang melawan Slovenia, Swedia takluk dalam tiga pertandingan beruntun — dua kali dari Kosovo dan sekali dari Swiss — yang menjadi puncak kesabaran federasi.
Baca Juga: Bikin Bangga! Akademi Persib Cimahi U-13 Juara Gothia Cup 2025, Libas Wakil Swedia 5-1 di Final
Dilansir dari pakar transfer sepak bola Fabrizio Romano melalui akun X (Twitter) resminya, SvFF disebut sudah dalam tahap akhir pembicaraan dengan Potter.
“Federasi Swedia hampir menunjuk Graham Potter sebagai pelatih kepala baru. Kontrak jangka pendek hingga Maret untuk fokus membawa Swedia lolos ke Piala Dunia 2026,” tulis Romano.
Potter, yang sebelumnya pernah menangani Brighton, Chelsea, dan West Ham, kini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan West Ham pada September lalu.
Ia disebut tertarik menangani Swedia karena memiliki ikatan emosional, mengingat pernah meniti karier sebagai pemain dan pelatih di negara tersebut bersama klub Östersunds FK pada awal 2010-an.
Sementara itu, Jon Dahl Tomasson meninggalkan jabatan pelatih dengan catatan 9 kemenangan dari 18 pertandingan.
Ia sempat digadang mampu membawa Swedia kembali ke peta sepak bola Eropa, namun gagal memenuhi ekspektasi.
Jika resmi ditunjuk, Potter akan menghadapi tugas berat untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menjaga asa Swedia tampil di Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni