RADARTUBAN – Erling Haaland kembali menegaskan statusnya sebagai predator gol paling ganas di muka bumi.
Striker Manchester City asal Norwegia itu resmi menyamai rekor legendaris Cristiano Ronaldo: mencetak gol dalam 12 pertandingan beruntun di semua kompetisi.
Bukan sekadar panas, tapi benar-benar mendidih. Dalam periode luar biasa itu, Haaland sudah mengoleksi 24 gol dan 3 assist hanya dalam 14 laga musim ini.
Angka yang bahkan membuat lini statistik tampak kelelahan menuliskannya.
Rinciannya Gol yang Dicetak Erling Haaland dalam 12 Pertandingan :
Manchester City vs Brighton : 1 gol (Premier League)
Norwegia vs Finland : 1 gol (Kualifikasi Piala Dunia)
Norwegia vs Moldova : 5 gol + 2 assist (Kualifikasi Piala Dunia)
Manchester City vs Man United : 2 gol (Premier League)
Manchester City vs Napoli : 1 gol (UEFA Champions League)
Manchester City vs Arsenal : 1 gol (Premier League)
Manchester City vs Burnley : 2 gol dan 1 assist (Premier League)
Manchester City vs Monaco : 2 gol (UEFA Champions League)
Manchester City vs Brentford : 1 gol (Premier League)
Norwegia vs Israel : 3 gol (Kualifikasi Piala Dunia)
Manchester City vs Everton : 2 gol (Premier League)
Manchester City vs Villarreal : 1 gol (UEFA Champions League)
Evolusi Konsep Penyerang Modern
Rekor ini menempatkan Haaland sejajar dengan Cristiano Ronaldo di puncak daftar pemain yang pernah mencetak gol di 12 laga beruntun, sesuatu yang sebelumnya dianggap hampir mustahil dilakukan di level kompetitif Eropa.
Menariknya, tak sedikit pengamat menyebut Haaland kini bukan hanya “penerus Ronaldo”, melainkan evolusi dari konsep penyerang modern.
Ketajaman, efisiensi, dan mental pembunuhnya sudah melampaui ekspektasi klub maupun fans.
Semua Mata Tertuju Haaland
Pep Guardiola pun tak bisa menahan pujian. Manager Manc City itu menyebut Haaland “tak seperti pemain sepak bola biasa, tapi seperti mesin yang diprogram untuk mencetak gol.”
Tak heran jika lini belakang lawan kini benar-benar dihantui oleh satu nama: Erling Braut Haaland.
Dengan tren seperti ini, rekor Cristiano bukan mustahil akan dilampaui dalam waktu dekat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni