RADARTUBAN - Penyerang Joshua Zirkzee dikabarkan telah meminta hengkang dari Manchester United pada bursa transfer Januari mendatang.
Kabar ini muncul di tengah suasana positif di kubu Setan Merah setelah meraih kemenangan 2-1 atas Liverpool di Anfield, yang menjadi titik balik performa tim di bawah pelatih Ruben Amorim.
Kemenangan Beruntun Tak Mengubah Nasib Joshua Zirkzee
Meskipun Manchester United mulai menemukan kembali ritme permainan mereka, Joshua Zirkzee justru merasa semakin tersisih dari skuad utama.
Laporan The Mirror menyebutkan bahwa pemain asal Belanda itu sudah menyampaikan keinginannya untuk pergi ketika jendela transfer musim dingin dibuka pada 1 Januari mendatang.
Zirkzee didatangkan dari Bologna pada Juli 2024 dengan nilai transfer mencapai £36 juta saat era kepelatihan Erik ten Hag.
Namun, sejak kedatangan Amorim, menit bermainnya menurun drastis. Musim ini, ia baru tampil dalam tiga pertandingan, jauh dari ekspektasi awal ketika direkrut dengan status sebagai pemain muda potensial.
Statistik yang Belum Memuaskan
Selama berseragam Manchester United, Zirkzee baru mencatatkan tujuh gol dan tiga assist dari total 53 pertandingan.
Capaian tersebut dianggap belum cukup untuk memastikan tempat utama di lini depan.
Sumber internal menyebutkan bahwa Amorim saat ini lebih memercayai pemain muda lain yang dinilai lebih cocok dengan sistem permainannya.
Kondisi inilah yang mendorong Zirkzee mempertimbangkan opsi keluar, terlebih karena ia berambisi untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, dikabarkan telah memberi peringatan bahwa hanya pemain yang rutin tampil dan menjadi starter di klub yang akan dipertimbangkan memperkuat Timnas Belanda.
Masih Ingin Bertahan di Premier League
Meski ingin meninggalkan Old Trafford, Joshua Zirkzee dilaporkan masih membuka peluang untuk tetap berkarier di Premier League.
Namun, ia juga tidak menutup pintu bagi klub Eropa lain yang tertarik padanya.
Beberapa klub Italia seperti Juventus disebut menjadi kandidat kuat yang bisa menampung sang striker jika negosiasi berjalan lancar.
Sumber dari The Mirror menegaskan bahwa keputusan akhir akan sangat bergantung pada peluang bermain yang bisa dijanjikan klub baru kepadanya.
Jika situasi di Manchester United tidak kunjung berubah, kepergian Zirkzee tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.
Tantangan Bagi Pemain Muda
Situasi Joshua Zirkzee di Manchester United menjadi sorotan karena mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pemain muda di klub besar: persaingan ketat dan kebutuhan untuk terus tampil reguler agar karier internasional tetap terjaga.
Dengan ambisi tampil di Piala Dunia 2026, langkah Zirkzee untuk mencari klub baru bisa menjadi keputusan yang menentukan masa depannya di dunia sepak bola profesional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni