RADARTUBAN – Pencarian juru taktik Persatu akhirnya tuntas.
Dua bulan sebelum Liga 4 PSSI Jawa Timur 2025 bergulir, manajemen resmi menunjuk Khoirul Anam sebagai pelatih kepala.
Mantan pelatih Sang Maestro FC itu kini dipercaya memimpin Laskar Ronggolawe menembus persaingan kasta keempat sepak bola Indonesia.
Nama Anam diumumkan ke publik pada Jumat (24/10). Langkah ini jadi sinyal kuat: Persatu siap tempur.
Bagi pecinta bola Tuban, nama Anam mungkin belum akrab di telinga.
Tapi jejaknya tak main-main.
Musim lalu, pelatih asal Gresik itu sukses mengantakan Sang Maestro FC promosi ke Liga 3.
Tim asal Surabaya itu bahkan jadi satu-satunya wakil Jatim yang berhasil naik kasta musim 2024/2025.
“Penunjukan pelatih ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan dan membawa sepak bola Tuban kembali berprestasi di kompetisi Liga Indonesia,” ujar Manajer Persatu Tuban, M. Abdul Rohman.
Rohman menaruh harapan besar pada pelatih barunya. Kesuksesan Anam di klub sebelumnya diharap menular ke Persatu.
“Mohon doa dan dukungannya, dukungan dari para suporter dan masyarakat Tuban sangat penting dalam setiap laga yang akan diarungi Persatu pada Liga 4 nanti,” tambahnya.
Langkah ini bukan sekadar rotasi kursi pelatih. Tapi bagian dari semangat baru untuk membangkitkan kembali kejayaan Persatu — klub yang pernah menjuarai Liga Nusantara 2014 dan sempat mencicipi kerasnya Liga 2 di musim 2015, 2017, dan 2019.
Usai resmi diperkenalkan, Khoirul Anam langsung tancap gas.
“Langkah pertama setelah ini, kami akan melakukan seleksi terbuka untuk menjaring bakat-bakat terbaik sepak bola asal Tuban yang nantinya akan menjadi pondasi tim untuk Liga 4 mendatang,” ujarnya.
Pelatih yang dikenal tenang tapi tegas itu menegaskan komitmennya.
“Semua berkomitmen untuk membangun tim yang tangguh. Setiap pertandingan akan dimaksimalkan untuk meraih poin penuh,” tandasnya.
Dari tangan dingin Anam, Persatu berharap bukan sekadar ikut kompetisi, namun kembali membangkitkan kejayaan sepak bola Tuban. (an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama