Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cristiano Ronaldo Bela Ruben Amorim dari Kritik Pedas, Sebut Manchester United Butuh Waktu Bangkit

Bihan Mokodompit • Jumat, 7 November 2025 | 00:05 WIB
Momen Cristiano Ronaldo saat diwawancarai Piers Morgan.
Momen Cristiano Ronaldo saat diwawancarai Piers Morgan.

RADARTUBAN - Legenda sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, membela Ruben Amorim dari berbagai kritik tajam yang ditujukan kepada pelatih Manchester United tersebut.

Menurut Ronaldo, kesulitan yang dialami Amorim di awal musim bukan sepenuhnya kesalahannya, melainkan akibat kondisi tim yang masih belum stabil.

Dalam wawancaranya bersama Piers Morgan, pemain yang kini membela Al Nassr itu meminta publik untuk tidak menuntut hal mustahil dari sang pelatih muda.

“Dia sudah melakukan yang terbaik. Apa yang bisa dia lakukan? Keajaiban? Keajaiban itu tidak mungkin. Di Portugal kami bilang, ‘Keajaiban hanya terjadi di Fatima.’ Dia tidak akan bisa melakukan keajaiban,” ujar Ronaldo.

Ronaldo juga menilai bahwa sebagian pemain Manchester United saat ini belum memahami sepenuhnya arti dan tanggung jawab bermain untuk klub sebesar The Red Devils.

“Manchester United punya pemain bagus, tapi mereka belum tahu sepenuhnya apa itu Manchester United,” tambahnya.

Manchester United Masih Belum Konsisten di Premier League

Sejak ditangani Ruben Amorim, performa Manchester United memang belum sepenuhnya memuaskan.

Meski sempat meraih tiga kemenangan beruntun di ajang Premier League, Setan Merah kembali kehilangan poin saat bermain imbang dengan Nottingham Forest.

Capaian musim lalu juga terbilang buruk setelah United finis di posisi ke-15, terendah sepanjang sejarah klub di era Premier League, dan kalah dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa.

Investasi besar di sektor penyerangan belum berbuah hasil maksimal. Beberapa pemain baru belum menunjukkan performa konsisten, sementara hasil di Carabao Cup juga belum sesuai harapan.

Dalam situasi itu, Cristiano Ronaldo Bela Ruben Amorim sebagai pelatih yang bekerja di bawah tekanan besar.

Sorotan Ronaldo terhadap Struktur Klub dan Regenerasi Pemain

Alih-alih menambah kritik, Cristiano Ronaldo justru membela Ruben Amorim dengan menyoroti masalah internal klub.

Ia menyebut bahwa United saat ini kekurangan struktur dan arah yang jelas dalam membangun masa depan tim.

“Kamu harus mengikuti orang-orang yang cerdas dan visioner untuk membangun fondasi masa depan, seperti yang dilakukan Manchester United bertahun-tahun lalu,” ujar Ronaldo.

Ia juga menyinggung era keemasan United yang melahirkan pemain dari akademi seperti Nicky Butt, Gary Neville, Roy Keane, dan David Beckham.

“Mereka menjadi pemain besar, tapi mereka punya fondasi dari akademi,” katanya.

Ronaldo menegaskan bahwa Manchester United kini perlu kembali menata fondasi tim dengan sistem yang kuat agar bisa bersaing di Premier League dan kompetisi Eropa.

Menurutnya, potensi klub masih luar biasa, tetapi harus diiringi dengan manajemen yang solid.

Ronaldo Masih Ikuti Manchester United dari Jauh

Meski sudah lama meninggalkan Old Trafford, Cristiano Ronaldo mengaku masih mengikuti perkembangan mantan klubnya itu.

“Manchester United masih ada di hati saya,” ungkapnya.

Namun ia juga menegaskan pentingnya bersikap jujur dalam menilai kondisi klub saat ini.

Berdasarkan data Transfermarkt, rata-rata usia skuad United adalah 25,4 tahun, dengan sebagian besar pemain baru bergabung dalam lima tahun terakhir.

Catatan 88 tahun yang selalu melibatkan pemain jebolan akademi memang masih terjaga, tetapi menurut Ronaldo, karakter tim saat ini jauh berbeda dari era Sir Alex Ferguson.

Dengan segala pandangannya, Cristiano Ronaldo yang memilih untuk membela Ruben Amorim bukan sekadar bentuk dukungan terhadap sesama pria asal Portugal, tetapi juga sebuah refleksi tentang arah masa depan Manchester United di tengah persaingan ketat Premier League. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Ruben Amorim #Al Nassr #Cristiano Ronaldo #premier league #Old Trafford #Liga Europa #Tottenham Hotspur #Piers Morgan #Pelatih Manchester United