Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pelatih Ini Dulu Pernah Disebut Sebagai Penerus Sir Alex Ferguson, Kini 11 Tahun Tanpa Klub

Bihan Mokodompit • Jumat, 7 November 2025 | 18:32 WIB
Ilustrasi Sir Alex Ferguson
Ilustrasi Sir Alex Ferguson

RADARTUBAN - Nama Billy Davies pernah mencuat sebagai pelatih muda berbakat yang digadang-gadang akan menjadi penerus Sir Alex Ferguson.

Bahkan, pada satu masa, ia sempat disebut-sebut sebagai sosok yang memiliki kedisiplinan dan mental juara serupa dengan legenda Manchester United itu.

Namun, kisah perjalanan kariernya berubah drastis. Hingga kini, Davies sudah 11 tahun tanpa jabatan manajerial, meski pernah meraih sejumlah kesuksesan di Inggris.

Awal Karier Cemerlang di Championship

Sama seperti Sir Alex Ferguson, Billy Davies berasal dari Govan, Glasgow. Namanya mulai dikenal saat menukangi Preston North End antara tahun 2004 hingga 2006.

Di bawah arahannya, Preston tampil konsisten dan dua kali mencapai babak play-off Championship.

Sayangnya, Davies gagal membawa klub itu promosi setelah kalah di final melawan West Ham United pada 2005 dan di semifinal melawan Leeds United pada 2006.

Kesuksesan itu mengantarkan Davies ke Derby County pada musim 2006–07. Hasilnya luar biasa, ia berhasil membawa Derby promosi ke Premier League lewat jalur play-off.

Namun, perjalanannya di kasta tertinggi tak berjalan mulus. Setelah delapan pertandingan tanpa gol, Davies harus berpisah dengan Derby pada November 2007.

Menariknya, ia masih sempat berkata kepada BBC Radio Derby:

“Hal yang cukup ironis adalah, pada pagi hari ketika saya berpisah dengan Derby County, saya justru akan menghadiri East Midlands Sports Awards malam ini untuk menerima penghargaan sebagai pelatih terbaik tahun ini.”

Masa Keemasan Bersama Nottingham Forest

Tak butuh waktu lama, Davies kembali ke dunia manajerial dengan melatih Nottingham Forest pada 2008.

Bersama klub asal East Midlands itu, ia berhasil membawa Forest finis di posisi ketiga Championship, pencapaian terbaik klub sejak mereka terdegradasi dari Premier

League pada 1999. Namun, dua kali berturut-turut Forest gagal di babak play-off, masing-masing melawan Blackpool dan Swansea City.

Pada musim panas 2011, Billy Davies dipecat dari Nottingham Forest. Tapi dua tahun kemudian, tepatnya pada Maret 2013, ia kembali ditunjuk oleh pemilik klub saat itu, Fawaz Al Hasawi, yang dengan berani mengatakan:

“Billy akan bersama kami seperti Ferguson bersama Manchester United. Saya sungguh-sungguh dengan ucapan itu.”

Sayangnya, prediksi itu tak menjadi kenyataan. Hanya setahun kemudian, Davies kembali dipecat setelah Forest mengalami delapan laga tanpa kemenangan.

Tuduhan Kampanye Hitam dan Karier yang Mandek

Setelah pemecatannya pada 2014, Billy Davies menghilang dari dunia manajerial.

Dalam wawancara dengan The Guardian pada 2017, ia menyebut adanya kampanye negatif yang sengaja dilakukan untuk merusak reputasinya.

Ia bahkan mengklaim bahwa 17 klub di Inggris dan Skotlandia telah diperingatkan agar tidak merekrutnya.

Ia menuding bahwa sebuah perusahaan PR telah menjalankan kampanye hitam yang membuatnya dijauhi oleh banyak klub.

“Mereka memutuskan untuk melakukan kampanye fitnah dengan menargetkan enam klub terbawah di Liga Premier Inggris, serta beberapa klub Championship yang mereka tahu mungkin akan saya latih,” ujar Davies.

“Sebuah kampanye fitnah telah menjauhkan saya. Entah karena alasan apa, mereka telah mengambil sesuatu yang saya cintai. Mereka membuat karier saya berhenti sementara. Tapi saya akan segera kembali. Saya yakin, suatu hari nanti saya akan kembali ke puncak dunia sepak bola.”

Namun, delapan tahun setelah pernyataan tersebut, ia belum juga kembali menjadi pelatih kepala.

Kembali ke Dunia Sepak Bola Lewat Greenock Morton

Meski karier manajerialnya sempat mandek, Billy Davies akhirnya kembali ke dunia sepak bola dengan peran baru sebagai pelatih teknis di klub divisi dua Skotlandia, Greenock Morton.

Langkah ini menjadi titik balik bagi sang pelatih untuk kembali membangun reputasinya yang sempat meredup.

Meski sudah 11 tahun tanpa jabatan utama, kisah Billy Davies tetap menjadi salah satu perjalanan paling menarik di sepak bola Inggris, seorang pelatih yang dulu dijuluki penerus Sir Alex Ferguson, namun kemudian harus berjuang melawan bayangan masa lalunya sendiri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#sir alex ferguson #Manchester United #premier league #Billy Davies #West Ham United