Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Donald Trump Ancam Piala Dunia 2026, FIFA dan Kota Tuan Rumah Mulai Cemas

Bihan Mokodompit • Sabtu, 8 November 2025 | 18:35 WIB
Presiden AS, Donald Trump, saat berpose bersama trofi piala dunia dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Presiden AS, Donald Trump, saat berpose bersama trofi piala dunia dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

RADARTUBAN - Donald Trump ancam Piala Dunia 2026 setelah mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.

Presiden Amerika Serikat tersebut menegaskan bahwa ia bisa saja memindahkan sejumlah pertandingan jika lokasi tuan rumah dianggap “tidak aman” atau “tidak menjalankan tugas dengan baik.”

Empat kota besar yang disebut, Seattle, Boston, Los Angeles, dan San Francisco, seluruhnya berada di negara bagian yang dimenangkan Partai Demokrat pada pemilihan presiden 2024.

Pernyataan ini kemudian menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan penyelenggara dan sponsor.

Walau secara hukum Trump tidak memiliki wewenang untuk mengubah jadwal atau lokasi pertandingan, ia tetap bisa memberi tekanan kepada pihak yang terlibat, termasuk dengan menghubungi FIFA atau presidennya, Gianni Infantino.

Dalam konteks politik yang memanas, ancaman itu menjadi isu sensitif yang berpotensi mengganggu persiapan Piala Dunia 2026.

Kekhawatiran dari Kota Tuan Rumah dan Sponsor

Menurut laporan The Athletic, sejumlah kota tuan rumah mulai merasa khawatir terhadap kemampuan mereka menarik sponsor lokal.

Pernyataan Donald Trump dianggap dapat mempengaruhi minat perusahaan untuk berinvestasi dalam acara-acara yang berkaitan dengan turnamen tersebut.

Kota-kota penyelenggara sebenarnya memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan tambahan dari festival penggemar di luar stadion utama.

Namun, dengan munculnya ancaman politik seperti ini, keputusan bisnis menjadi lebih lambat.

Bob Lynch, mantan eksekutif kemitraan di Brooklyn Nets dan Miami Dolphins, mengatakan bahwa pernyataan Trump bisa memperlambat proses negosiasi dengan para sponsor.

“Mereka mungkin berkata, ‘Kita tunggu dan lihat dulu’. Itu hal yang nyata. Dan memang bisa memperlambat proses finalisasi kesepakatan sponsor,” ujarnya kepada The Athletic.

Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh politik dalam dunia olahraga, terutama ketika melibatkan figur sebesar Donald Trump.

Respons FIFA dan Gianni Infantino

FIFA sebelumnya menyatakan bahwa urusan keamanan dan keselamatan merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Keamanan dan keselamatan jelas merupakan tanggung jawab pemerintah, dan mereka yang memutuskan apa yang terbaik demi kepentingan publik,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

Sementara itu, Gianni Infantino berusaha mengalihkan perhatian publik dengan mengumumkan penghargaan baru menjelang pengundian Piala Dunia 2026.

Dalam acara di Washington D.C., ia memperkenalkan penghargaan perdana “FIFA Peace Prize” yang akan diberikan kepada sosok yang belum disebutkan namanya.

“Penghargaan ini bertujuan untuk mengakui kontribusi luar biasa dari mereka yang bekerja keras untuk mengakhiri konflik dan mempersatukan orang-orang dalam semangat perdamaian,” ujar Infantino.

Namun, spekulasi mencuat bahwa Trump sendiri bisa saja menjadi penerima penghargaan tersebut. Saat ditanya di forum bisnis di Miami, Infantino menjawab singkat:

“Kalian akan lihat nanti.”

Politik dan Sepak Bola yang Tak Pernah Terpisah

Situasi ini memperlihatkan bagaimana dinamika politik dapat berdampak langsung pada dunia olahraga internasional.

Ketika Donald Trump Ancam Piala Dunia 2026, bukan hanya FIFA dan Gianni Infantino yang harus berhitung, tetapi juga setiap kota tuan rumah yang tengah bersiap menyambut sorotan dunia.

Meski turnamen ini baru akan digelar tahun depan, dampak dari pernyataan Trump telah nyata terasa, mempengaruhi keputusan sponsor, arah promosi, dan bahkan citra Piala Dunia 2026 itu sendiri di mata publik global. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Piala Dunia 2026 #FIFA #Donald Trump ancam Piala Dunia 2026 #sponsor #gianni infantino #donald trump