Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Louis Saha, Mantan Striker MU Kini Jadi Pengusaha Sukses Bernilai Rp 86 Triliun

Bihan Mokodompit • Rabu, 12 November 2025 | 18:05 WIB
Loui Saha saat pertama kali diperkenalkan sebagai rekrutan baru Manchester United.
Loui Saha saat pertama kali diperkenalkan sebagai rekrutan baru Manchester United.

RADARTUBAN - Mantan penyerang Louis Saha yang dulu dikenal sebagai salah satu pemain tajam di lini depan Manchester United, kini menjelma menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan luar biasa mencapai £4,3 miliar atau sekitar Rp86 triliun.

Dia bukan hanya dikenal karena aksinya di lapangan, tapi juga karena kemampuannya mengubah pengalaman sepak bolanya menjadi peluang bisnis raksasa.

Saha bergabung dengan Manchester United pada Januari 2004 setelah dibeli dari Fulham dengan harga £12 juta atau setara Rp240 miliar.

Debutnya berjalan sempurna setelah mencetak gol dalam kemenangan 3-2 atas Southampton.

Seminggu kemudian, dia melanjutkan performa impresif dengan mencetak dua gol ke gawang Everton.

Namun, di laga yang sama, dia juga mendapat pelajaran berharga dari pelatih legendaris Sir Alex Ferguson.

“Hairdryer Treatment” yang Tak Terlupakan

Saha mengenang momen ketika Sir Alex Ferguson memberikan teguran keras atau yang dikenal sebagai “hairdryer treatment” usai dirinya gagal memanfaatkan dua peluang emas di laga keduanya bersama United.

“Ia tidak melakukannya karena ego, tapi karena ia ingin melindungi nama besar Manchester United dan memastikan standar klub tetap terjaga,” kenang Saha dalam wawancara dengan SPORTbible.

“Saya ingat, itu pertandingan kedua saya, dan saya mendapat ‘hairdryer treatment’ karena gagal memanfaatkan dua peluang emas, padahal kami hampir kalah. Tapi pengalaman itu justru positif, karena membuat kami sadar bahwa kami tidak boleh main-main. Tidak ada alasan untuk menurunkan standar di klub sebesar Manchester United," tambah dia.

Selama empat tahun berseragam Setan Merah, Louis Saha mencetak 42 gol dari 124 pertandingan.

Selain itu, dia juga mempersembahkan dua gelar Premier League serta satu trofi Liga Champions.

Setelah itu, dia sempat bermain untuk Everton, Tottenham, Sunderland, dan Lazio sebelum memutuskan pensiun pada 2013.

 Membangun Imperium Bisnis Lewat AxisStars

Usai gantung sepatu, Louis Saha tidak meninggalkan dunia olahraga begitu saja. Ia justru mendirikan perusahaan bernama AxisStars, yang kini bernilai fantastis.

AxisStars merupakan komunitas eksklusif yang menghubungkan para atlet profesional, pelaku hiburan, agen, hingga sponsor dalam satu platform aman dan terpercaya.

“Model bisnis ini didasarkan pada pengalaman pribadi saya untuk membantu membimbing pemain muda. Banyak pemain muda di level atas kesulitan mengelola uang dan tidak memaksimalkan sumber pendapatan yang mereka miliki. Kami ingin memberikan solusi yang bisa mereka akses kapan saja untuk mendapatkan nasihat secara alami,” ujar Saha kepada Forbes.

Kini, AxisStars telah memiliki lebih dari 550 klien dari berbagai cabang olahraga.

Nilai perusahaan tersebut mencapai £4,3 miliar atau sekitar Rp86 triliun, sebuah pencapaian luar biasa bagi mantan striker Manchester United ini.

Dedikasi untuk Membantu Generasi Atlet Berikutnya

Dalam wawancara bersama The Guardian, Louis Saha mengungkapkan bahwa dirinya masih sering diminta memberi saran oleh rekan-rekan di dunia sepak bola.

“Saya masih sering diminta memberi nasihat oleh berbagai orang setiap hari. Misalnya, agen saya pernah menelepon dan bilang ada pemain muda Prancis berbakat yang ingin dibawa ke Inggris, lalu meminta saran tentang cara membuat program latihan yang sesuai. Saya kemudian menghubungkannya dengan orang-orang yang pernah bekerja sama dengan saya,” kata Saha.

“Pemain seperti ini bisa bergabung dengan Axis, karena di sana mereka bisa mencari pelatih pribadi di wilayahnya,” lanjutnya.

“Prosesnya memang sulit, tapi sangat memuaskan, karena jika saya bisa membantu 100.000 orang, itu adalah pencapaian terbaik dalam hidup saya,” pungkasnya.

Dari Lapangan Hijau ke Dunia Bisnis

Perjalanan Louis Saha dari pemain Manchester United hingga menjadi pendiri AxisStars menunjukkan bahwa disiplin dan dedikasi yang ia pelajari dari Sir Alex Ferguson tetap melekat hingga kini.

Dari menerima “hairdryer treatment” di ruang ganti hingga membangun perusahaan bernilai triliunan rupiah, Saha membuktikan bahwa semangat juara sejati tidak berhenti di lapangan, melainkan terus hidup di dunia bisnis. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#louis saha #kekayaan #Manchester United #pengusaha #alex ferguson