RADARTUBAN - Tim nasional San Marino masih punya peluang lolos ke Piala Dunia 2026 meski belum meraih satu pun kemenangan dalam babak kualifikasi.
Fakta ini mengejutkan banyak pihak, mengingat San Marino selama ini dikenal sebagai tim dengan peringkat terendah di dunia versi FIFA.
Namun, perubahan regulasi terbaru dari FIFA membuka celah bagi negara mungil di Eropa ini untuk menorehkan sejarah besar.
Perubahan Aturan FIFA yang Buka Peluang San Marino
Menurut regulasi baru FIFA, sistem kualifikasi zona Eropa kini melibatkan dua tahap, di mana tim-tim peringkat kedua di setiap grup otomatis masuk babak play-off.
Selain itu, empat juara grup terbaik dari ajang Nations League yang tidak finis di dua besar grup kualifikasi juga akan mendapatkan tiket play-off tambahan.
Kondisi ini menjadi peluang emas bagi San Marino, yang berhasil menjuarai Liga D1 Nations League usai mengalahkan Liechtenstein dan menahan imbang Gibraltar.
Kemenangan 3-1 atas Liechtenstein bahkan menjadi tonggak bersejarah bagi mereka karena sekaligus memastikan promosi ke Liga C.
Meski begitu, posisi San Marino masih berada di peringkat terbawah di antara para juara grup Nations League yang berpotensi meraih tiket tambahan ke play-off Piala Dunia 2026.
Skenario Rumit Menuju Play-off Piala Dunia 2026
Hingga kini, empat posisi teratas untuk tiket play-off ditempati oleh Wales, Swedia, Irlandia Utara, dan Rumania.
Dari keempatnya, hanya Swedia yang sudah pasti lolos melalui jalur Nations League karena tak mungkin finis di dua besar grup.
Namun, jika Wales, Irlandia Utara, atau Rumania berhasil finis sebagai runner-up grup, maka jatah mereka di Nations League akan diberikan kepada tim lain di peringkat bawah.
Moldova berada di urutan berikutnya, sementara San Marino tepat di bawahnya.
Itu berarti, dua dari tiga tim di atas harus finis kedua agar San Marino bisa mengambil posisi di play-off.
Situasi ini semakin kompleks karena beberapa tim unggulan seperti Jerman, Republik Ceko, dan Makedonia Utara juga masih bisa bergeser dari posisi dua besar dan merebut tiket tersebut.
Pertandingan Penentu: Harapan di Tangan Rumania
San Marino akan melakoni laga terakhir kualifikasi melawan Rumania pada 18 November mendatang.
Sebelumnya, Rumania akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada 13 November, laga yang bisa sangat menentukan.
Bila Rumania meraih kemenangan di dua laga tersebut, mereka akan membuka peluang sendiri ke play-off, sekaligus secara tak langsung memberikan kesempatan bersejarah bagi San Marino.
Meski terdengar seperti mimpi, secara matematis San Marino masih bisa lolos ke Piala Dunia 2026, bahkan jika kalah di laga terakhir.
Inilah bukti bahwa perubahan sistem FIFA memberi ruang bagi setiap negara, sekecil apa pun, untuk tetap bermimpi tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Kesimpulan
Kisah San Marino ini menjadi bukti nyata bahwa sepak bola tidak selalu tentang kemenangan, tapi tentang harapan dan perjuangan.
Dengan kerja keras dan sedikit keberuntungan dari hasil tim lain, San Marino berpeluang menorehkan sejarah luar biasa di Piala Dunia 2026.
Dari negara kecil dengan sumber daya terbatas, kini mereka menjadi simbol semangat bahwa dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama