RADARTUBAN - Langkah Haiti Menuju Piala Dunia 2026 semakin nyata setelah kemenangan mengejutkan 1-0 atas Kosta Rika pada Kamis malam.
Kemenangan itu tak hanya membuka peluang besar bagi Timnas Haiti, tetapi juga mengguncang dinamika persaingan di zona CONCACAF yang sejak awal dianggap lebih condong ke tim-tim unggulan.
Pada edisi kali ini, Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang menghadirkan persaingan yang lebih terbuka karena Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah lolos otomatis sebagai tuan rumah bersama.
Gol dari Frantzdy Pierrot pada menit ke-44 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut. Pierrot, yang kini bermain untuk AEK Athens, mencetak salah satu gol terpenting dalam sejarah Timnas Haiti.
Kosta Rika sebenarnya masih diperkuat dua nama besar, Keylor Navas dan Joel Campbell, dua ikon yang pernah membawa mereka ke perempat final Piala Dunia 2014. Namun kali ini, Haiti tampil lebih efektif dan percaya diri.
Peluang Haiti dalam Kualifikasi yang Terbuka Lebar
Dengan kemenangan ini, Langkah Haiti Menuju Piala Dunia 2026 berada pada titik krusial. Mereka kini mengumpulkan poin yang sama dengan Honduras sebagai pemuncak grup.
Hanya juara grup yang lolos otomatis menuju Piala Dunia sehingga duel di laga terakhir akan sangat menentukan.
Dalam konteks Kualifikasi Piala Dunia 2026, peluang Haiti terbuka cukup lebar karena mereka “hanya” akan menghadapi Nikaragua, tim yang sudah tersingkir.
Meski demikian, Nikaragua tidak bisa diremehkan mengingat mereka sempat mengalahkan Honduras 2-0 di kandang.
Situasi ini membuat Haiti tetap harus tampil fokus demi menjaga peluang. Di sisi lain, Honduras harus menjalani laga berat di markas Kosta Rika.
Jika Haiti meraih kemenangan, Honduras wajib meraih hasil yang setara agar tidak turun ke zona play-off CONCACAF.
Jalur Play-off dan Dinamika Persaingan di CONCACAF
Pada sistem baru Kualifikasi Piala Dunia 2026, zona CONCACAF memberikan dua tempat play-off bagi tim peringkat kedua dari tiga grup.
Pemenang play-off tersebut kemudian masuk ke babak inter-confederation play-off yang melibatkan enam negara dari berbagai zona.
Dua tim dengan peringkat terbaik langsung ditempatkan di partai final. Proses ini menjadi gerbang terakhir menuju Piala Dunia.
Jika Haiti gagal merebut puncak klasemen, peluang masih terbuka melalui jalur ini.
Namun tentu saja, Timnas Haiti ingin mengamankan tiket langsung, mengingat perjalanan melalui play-off selalu penuh risiko.
Baca Juga: San Marino Masih Punya Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026 Meski Tanpa Kemenangan
Haiti dan Harapan Baru Setelah Masa Sulit
Langkah Haiti Menuju Piala Dunia 2026 juga membawa cerita emosional. Negara ini pernah mencatat sejarah ketika tampil di Piala Dunia 1974, namun kala itu mereka kalah di semua pertandingan grup.
Setelahnya, perjalanan mereka tidak pernah mudah. Haiti adalah bagian dari Pulau Hispaniola bersama Republik Dominika dan memiliki sejarah panjang, termasuk tragedi gempa bumi 2010 yang menewaskan sekitar 160.000 orang dan menyebabkan kerusakan hingga 8,5 miliar dolar AS.
Kini, sepak bola memberikan harapan baru. Kemenangan atas Kosta Rika merupakan simbol kebangkitan, sekaligus salah satu pencapaian terbesar dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Maksimalkan Laga Tersisa
Persaingan CONCACAF semakin menarik dengan kejutan dari Timnas Haiti. Dengan satu laga tersisa, peluang terbuka lebar untuk mengukir sejarah baru.
Bila Haiti dapat mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin dunia akan kembali melihat mereka tampil di panggung sepak bola terbesar, 52 tahun sejak penampilan pertama mereka. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni