Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Persipura Mengamuk, Liga 2 Championship Makin Keras: PSIS Makin Tenggelam di Dasar Klasemen

Tulus Widodo • Rabu, 19 November 2025 | 18:04 WIB
Persipura Jayapura meledak empat gol di kandang PSIS Semarang
Persipura Jayapura meledak empat gol di kandang PSIS Semarang

RADARTUBAN - Gelombang besar mengubah arah Liga 2 Championship.

Persipura Jayapura meledak empat gol di kandang PSIS Semarang dan mempertegas bahwa mereka bukan sekadar pesaing—mereka ancaman nyata.

Barito dan PSS Sleman tetap kukuh di dua poros teratas Grup Timur, sementara PSIS kian karam.

Di barat, gol telat Adhyaksa menyelamatkan posisi elite mereka, Sumsel tersungkur, dan Persiraja menyalakan asa lewat sorotan Gillespie.

Semua bergerak, semua bergetar. Ini bukan lagi liga penuh perhitungan—ini perang maraton 27 laga, dan setiap poin serasa nyawa.

Baca Juga: Kembali Garang! Persipura Jadi Tim Tersiap di Championship 2025/26, Boaz, Ferre, Hingga Duo Brasil-Jepang Siap Tempur

Persipura Hajar PSIS: 4-0 yang Tak Menyisakan Debat

Di Stadion Jatidiri Semarang yang berubah jadi ladang eksekusi, Persipura tampil seperti tim yang menemukan kembali identitas lamanya: cepat, agresif, kejam di sepertiga akhir.

Matheus Silva membuka kran gol menit 14, Gunansar Mandowen menggandakan lewat tusukan tajam menit 38, lalu Artur Vieira (86’) dan legenda hidup Boaz Solossa (90+2’) menutup pesta.

PSIS tak hanya kalah—mereka tampak kehilangan arah, kini terjerembab di dasar Grup Timur dengan hanya dua poin dari 11 laga.

Masuknya Datu Nova Fatmawati sebagai pemilik baru belum bisa secara instan menyuntik semangat Laskar Mahesa Jenar.

Persipura, sebaliknya, menanjak ke tiga besar, koleksi 23 poin, dan tekanan moral mereka makin terasa bagi Barito dan PSS.

Persiraja Menyala: Flynn Gillespie Jadi Mesin Gol Baru

Di Banda Aceh, Persiraja tampil efisien dan penuh tenaga.Fitra Ridwan membuka keunggulan, namun sempat disamakan lewat gol Juninho Cabral.

Lalu panggung berpindah sepenuhnya kepada Connor Flynn-Gillespie. Dua golnya (53’, 72’) membuat tribun melonjak dan mengunci kemenangan penting 3-1 atas Sumsel United.

Gillespie kini mengoleksi 8 gol, sejajar dengan beberapa bomber top liga, dan menjadi fondasi kebangkitan Persiraja yang kembali ke papan tengah dengan 15 poin.

Sumsel United ambruk, dan posisi mereka di peringkat tiga mulai goyah oleh tekanan langsung dari Bekasi City dan Persiraja.

Adhyaksa Selamat di Menit Terakhir

Di Bekasi, Adhyaksa hampir pulang dengan tangan kosong. Ramadhan membawa tuan rumah Bekasi City unggul cepat di menit 9.

Pertandingan berjalan keras dan penuh friksi, tapi Adhyaksa menolak kalah. Pada menit 90+6, Ardi Ramdani memecah kebuntuan dengan gol krusial yang membuat bangku cadangan meledak.

Hasil 1-1 ini menjaga Adhyaksa FC Banten tetap di posisi dua Grup Barat dengan 20 poin—selisih yang masih bisa melebar atau menguap, tergantung konsistensi mereka di putaran berikutnya.

Klasemen: PSS–Barito Kuasai Timur, Garudayaksa Tetap Raja Barat

Dengan 27 laga total untuk tiap tim, perjalanan masih panjang. Tapi pola mulai terbaca:

Grup Barat — Garudayaksa Digdaya, Sriwijaya Selemah Itu

- Garudayaksa memimpin dengan 23 poin, menyerang dengan 26 gol—paling produktif di Barat.

- Adhyaksa (20 poin) dan Sumsel United (17 poin) tempel ketat, tetapi grafik mereka naik–turunnya ekstrem.

- Bekasi City, Persiraja, PSMS, dan PSPS masih dalam perebutan zona play-off.

- Sriwijaya nyungsep: 0 menang dari 10 laga, hanya 2 poin, kebobolan 25 kali. Jurang degradasi makin dekat.

Grup Timur — PSS, Barito, Persipura: Tiga Kepala Raksasa

- PSS memimpin (26 poin), Barito memburu (25 poin), dan Persipura datang dengan napas panas (23 poin).

- Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo tetap membayangi, tetapi konsistensinya rapuh.

- Persipal Palu dan Persiku Kudus terhuyung menuju zona merah.

- PSIS terbenam : 2 poin, 29 kebobolan, dan performa yang nyaris tanpa tanda kehidupan.

Top Skor: Tocantins Tetap di Puncak, Gillespie dan Igor Berlari Keras

Gustavo Tocantins (PSS Sleman) memimpin dengan 10 gol. Igor Henrique (Persiku Kudus) menempel dengan 9 gol.

Trio 8 gol: Adilson Silva (Adhyaksa), Takumu Nishihara (Persiba Balikpapan), Flynn Gillespie (Persiraja Banda Aceh).

Persaingan makin brutal dan kemungkinan akan berubah setiap pekan.

Batu Uji Tiga Putaran

Format 27 pertandingan membuat liga ini seperti medan tempur panjang tanpa ruang bernapas.

- Juara grup langsung promosi ke Super League

- Runner-up beradu hidup–mati untuk satu tiket terakhir Super League

- Peringkat 9 bertarung demi tak jatuh ke Liga 3

- Juru kunci masing-masing grup turun otomatis ke Liga 3.

Setiap hasil terasa menentukan, setiap gol terasa vital, dan setiap detik di injury time bisa mengubah nasib klub.

Liga 2 Championship berjalan seperti kompetisi yang menolak kompromi—dan malam ini membuktikan, siapa pun bisa terbang atau tumbang dalam satu tendangan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Grup Timur #psis semarang #Liga 2 Championship #adhyaksa #persiraja #persipura jayapura