Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Allegri Turunkan Leao-Pulisic Bersamaan untuk Pertama Kali : Taruhan Besar Milan Atasi Mandulnya Lini Depan!

Tulus Widodo • Jumat, 21 November 2025 | 16:15 WIB
Lini depan Milan seret gol. Leao dan Pulisic dipasang bersamaan untuk pertama kali saat derby kontra Inter.
Lini depan Milan seret gol. Leao dan Pulisic dipasang bersamaan untuk pertama kali saat derby kontra Inter.

RADARTUBAN – AC Milan akhirnya menekan tombol darurat. Setelah lini depan mereka melempem dan kehilangan taji di beberapa laga terakhir, Rossoneri menyiapkan langkah ekstrem.

Untuk pertama kalinya musim ini, Rafael Leao dan Christian Pulisic akan turun bersama sebagai starter di lini depan saat derby menghadapi Inter Milan.

Informasi ini disampaikan oleh La Gazzetta dello Sport, yang juga menegaskan bahwa Pulisic saat ini berada di depan Christopher Nkunku dalam pilihan pelatih Massimiliano Allegri.

Keputusan ini bukan eksperimen biasa. Ini adalah sinyal keras bahwa Milan mulai kehabisan kesabaran atas produktivitas gol yang terus menurun.

Mereka membutuhkan percikan, wajah baru, ritme baru—dan duet Leao–Pulisic diproyeksikan menjadi kunci membuka jalan keluar dari kebuntuan.

Kondisi Darurat : Serangan Milan Tak Punya Taring

Dalam beberapa laga terakhir, Milan tampak seperti mesin tua: berisik, bergerak, tetapi tidak menghasilkan apa-apa.

Peluang hadir, tetapi penyelesaian tak pernah tuntas.

Dominasi di lapangan seolah sia-sia ketika lini depan tak mampu memaksimalkan momentum.

Situasi ini memaksa pelatih Allegri mengambil pendekatan berbeda. Leao dan Pulisic, dua pemain dengan karakter frontal, dianggap bisa memecah stagnasi.

Keduanya punya kecepatan, kemampuan mengacak struktur bertahan lawan, serta keberanian mengeksekusi tanpa bertele-tele—persis atribut yang hilang dari Milan dalam sebulan terakhir.

Pulisic di Depan Nkunku : Isyarat Keras dari Allegri

La Gazzetta menulis lugas: “Pulisic saat ini berada di depan Nkunku dalam pilihan pelatih." Kalimat ini, sesederhana terlihat, menyimpan tensi.

Nkunku datang dengan ekspektasi tinggi, namun belum memberi dampak yang diharapkan.

Mobilitasnya belum menyatu dengan pola serangan Milan, dan statistik golnya masih sepi.

Sementara Pulisic, meski tidak selalu flamboyan, tampil stabil, efisien, dan jarang hilang dalam pertandingan.

Allegri jelas mengirim pesan:
yang siap bekerja keras dan menyumbang dampak nyata, itu yang akan dimainkan. Tanpa kompromi.

Baca Juga: Modrić Tak Ada Matinya! AC Milan Siap Perpanjang Kontrak hingga Usia 42 Tahun

Apa yang Dapat Diberikan Duet Ini untuk Milan?

Kombinasi Leao–Pulisic menawarkan dinamika yang selama ini hilang:

Leao bisa membuka ruang lewat dribel liar dan penguasaan bola eksplosif.

Pulisic adalah pemotong jalur, pemain yang membaca celah kecil dan mengeksekusi cepat.

Dengan memasang keduanya dekat ke gawang, Milan mengincar dua hal:
menghidupkan transisi cepat dan menciptakan peluang yang lahir dari kekacauan terencana.

Masalahnya, duet ini penuh risiko. Leao kadang terlalu asyik dengan bola, Pulisic kadang bermain terlalu vertikal. Jika chemistry tak segera klik, kebuntuan justru bisa bertambah.

Namun untuk Milan yang sedang seret gol, risiko ini tetap lebih baik daripada stagnasi.

Jalan Baru atau Judi Sia-Sia?

AC Milan kini berdiri di persimpangan. Keputusan menurunkan Leao–Pulisic bersama adalah taruhan besar yang bisa mengubah arah musim mereka. Jika berhasil, ini jadi momen titik balik.

Jika gagal, masalah mereka akan tampak semakin telanjang.

Yang jelas, Rossoneri butuh gol—dan butuhnya sekarang. Duet baru ini adalah harapan terakhir sebelum krisis benar-benar semakin dalam dan mengganggu target berebut scudetto musim ini. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#christian pulisic #AC Milan #Rafael Leao #massimiliano allegri #Inter Milan