Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Disingkirkan Portugal, Pelatih Brasil Sindir Timnas Indonesia U-17: Kami Hanya Kebobolan 3 Gol

Bihan Mokodompit • Kamis, 27 November 2025 | 02:35 WIB
Pelatih Timnas Brazil U-17, Carlos Eduardo Patetuci, saat memimpin timnya berlaga di Piala Dunia U-17 Qatar.
Pelatih Timnas Brazil U-17, Carlos Eduardo Patetuci, saat memimpin timnya berlaga di Piala Dunia U-17 Qatar.

RADARTUBAN - Timnas Brasil U-17 kembali menjadi sorotan setelah langkah mereka terhenti di babak semifinal Piala Dunia U-17.

Dalam laga yang digelar di kompleks olahraga Aspire Zone, Doha, skuad muda Brasil harus mengakui keunggulan Portugal U-17 melalui adu penalti dengan skor 6–5, usai bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.

Kekalahan ini memupus harapan mereka melaju ke partai puncak, meskipun performa mereka sepanjang turnamen sebenarnya cukup menjanjikan.

Pelatih Carlos Eduardo Patetuci menyampaikan rasa kecewa mendalam atas hasil tersebut, namun tetap menegaskan apresiasinya terhadap perjuangan seluruh pemain.

Ia menyebut bahwa tim telah bekerja keras dan tidak ada satu pun yang kurang berjuang.

“Sayangnya, ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami bermain bagus selama waktu normal, menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak berhasil mengubahnya menjadi gol. Kelompok pemain ini patut dipuji. Kami sudah berjuang, tetapi belum mencapai tujuan. Tidak ada satu pun yang kurang berusaha. Sekarang kami harus fokus sepenuhnya pada perebutan peringkat ketiga dengan tetap menjaga catatan tak terkalahkan dan mewakili Timnas dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: FIFA Rilis Emblem Resmi Piala Dunia U-17 2025, Qatar Siap Jadi Tuan Rumah, Begini Tampilannya yang Elegan

Performa Konsisten Selama Piala Dunia U-17

Meski gagal ke final, perjalanan Timnas Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 patut diapresiasi.

Pasukan Patetuci tampil konsisten sejak fase grup, memimpin klasemen dan menunjukkan permainan ofensif yang kuat.

Mereka mampu mencetak 15 gol dan hanya kebobolan tiga kali, menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di turnamen tersebut.

Pelatih kembali menegaskan keberhasilan tim dalam menjaga konsistensi dan seolah melakukan sindiran kepada tim-tim yang pernah di hadapi di fase grup, termasuk Timnas Indonesia U-17.

“Kami menutup fase grup sebagai pemuncak grup. Kami hanya kebobolan tiga gol dan mencetak 15 gol. Tim tampil baik, baik dalam bertahan maupun menyerang. Sekarang saatnya tidak menundukkan kepala dan fokus pada perebutan posisi ketiga,” ujar Patetuci.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa, meskipun tumbang dari Portugal U-17, para pemain tetap memiliki peluang untuk menutup turnamen dengan catatan positif.

Fokus Baru: Perebutan Tempat Ketiga Melawan Italia U-17

Setelah tersingkir di semifinal, perhatian Timnas Brasil U-17 kini beralih pada pertandingan perebutan posisi ketiga menghadapi Italia U-17.

Laga tersebut akan berlangsung pada Kamis (27), kembali di kompleks olahraga Aspire Zone di Doha.

Pertarungan melawan Italia U-17 diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk menutup kampanye mereka di Piala Dunia U-17 dengan hasil terbaik.

Bagi Brasil, pertandingan ini bukan sekadar memperebutkan peringkat, tetapi juga mempertahankan kebanggaan serta membuktikan kualitas generasi muda mereka.

Dengan catatan belum terkalahkan di waktu normal, Timnas Brasil U-17 masih memiliki modal kuat untuk mengakhiri turnamen dengan kepala tegak. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kebobolan #Piala Dunia U-17 #Timnas Indonesia U-17 #Patetuci #timnas brasil u-17 #carlos eduardo