RADARTUBAN - Di tengah tekanan kompetisi Serie A yang makin padat, AC Milan mendadak tampil sebagai wajah baru konsistensi.
Empat pertandingan krusial melawan tim penghuni lima besar dilewati Rossoneri tanpa cacat.
Statistik yang dirilis @TuttoMercatoWeb itu bukan sekadar rangkaian skor, melainkan potret bagaimana Milan bergerak dengan ritme percaya diri di bawah Massimiliano Allegri.
Bologna dilibas 1-0. Napoli dipaksa tunduk 2-1. Roma dijinakkan lagi dengan skor tipis 1-0.
Dan puncaknya—Inter, rival sekota yang biasanya menguji mental lebih dari sekadar taktik—harus rela dipukul 0-1.
Empat laga yang pada kalender musim kerap dianggap ladang kehilangan poin, justru menjadi panggung Milan untuk memamerkan kedewasaan permainan.
Baca Juga: Pulisic Tahan Teken Perpanjangan Kontrak, AC Milan Terancam Kehilangan Motor Serangan
Stabilitas Permainan Terjaga
Rentetan skor ini menggambarkan satu hal: Allegri menemukan tuas kontrol yang sudah lama hilang di tubuh Rossoneri.
Permainan Milan tak selalu mencolok, namun stabilitasnya terasa.
Pengendalian tempo, distribusi bola yang tak gegabah, hingga efektivitas dalam menciptakan peluang—semuanya menyatu menjadi pola kerja yang rapi.
Dan dalam sepak bola, konsistensi semacam ini sering kali lebih menentukan daripada sekadar permainan indah.
Nyaman dalam Tekanan Besar
Catatan bersih di empat big match ini juga memperlihatkan betapa Milan mulai nyaman dalam tekanan besar. Mereka bermain tanpa berlebihan, namun juga tanpa ragu.
Menang dengan skor tipis memang tak memuaskan sebagian pendukung, tetapi di kompetisi panjang, tiga poin dari laga-laga besar adalah fondasi yang menentukan arah musim.
Dengan performa ini, Milan tak lagi sekadar mengikuti ritme papan atas. Mereka mengatur ritme itu.
Musim masih panjang, tapi satu hal sudah jelas: Rossoneri yang tampil di laga besar bukan lagi tim yang menunggu momentum. Mereka justru menciptakannya.
Hingga giornata ke-12, Milan masih berada di peringkat dua dengan koleksi 25 poin, tertinggal dua poin dari Roma yang memimpin klasemen. Rinciannya, 7 kali menang, 4 kali seri dan sekali kalah. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni