Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gol Anísio Cabral Antar Portugal Sabet Gelar Juara Piala Dunia U-17, Sejarah Baru Tertoreh

Tulus Widodo • Jumat, 28 November 2025 | 16:50 WIB
Gol tunggal Anísio Cabral ke gawang Austria memastikan Portugal meraih gelar perdana Piala Dunia U-17
Gol tunggal Anísio Cabral ke gawang Austria memastikan Portugal meraih gelar perdana Piala Dunia U-17

RADARTUBAN - Portugal merayakan malam yang akan mereka kenang seumur hidup.

Satu gol tunggal dari kaki Anísio Cabral pada final Piala Dunia U-17 2025, Kamis (27/11) malam di Stadion Internasional Khalifa sudah cukup untuk mengetuk pintu sejarah dan membukanya lebar-lebar: Seleção junior resmi menjadi juara dunia U-17 untuk pertama kalinya.

Momen itu pecah pada menit ke-32. Cabral, yang sejak babak grup tampil seperti pengusik pertahanan lawan, mengakhiri sebuah sekuens serangan cepat dengan penyelesaian yang dingin.

Austria U-17 yang digdaya sepanjang turnamen dibuat tak berkutik oleh ritme Portugal yang stabil, disiplin, dan percaya diri.

Pertandingan berakhir 1-0, namun tensinya seperti laga bernilai sepuluh gol.

Generasi Baru Portugal Sedang Tumbuh

Di tribun, para pemain Portugal saling memeluk, sebagian menangis, sebagian mengangkat tangan seolah menagih takdir yang akhirnya berpihak.

Mereka tahu: trofi ini tidak sekadar gelar, tapi penanda bahwa generasi baru Portugal sedang tumbuh dengan kesadaran diri yang kuat—bahwa mereka bukan lagi penonton kejayaan orang lain.

Sementara itu, Austria yang tampil mengejutkan sejak fase awal tak pulang dengan tangan kosong.

Striker Johannes Moser—mesin gol yang tak pernah berhenti selama turnamen—menutup kompetisi dengan status top scorer lewat koleksi delapan gol.

Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa prestasi runner-up bukan kebetulan.

Mateus Mide, gelandang serba bisa Portugal, dinobatkan sebagai Best Player. Gestur dinginnya selama turnamen berubah cair malam itu.

Pemain kelahiran 2008 itu mengangkat trofi individualnya sambil ditarik rekan-rekannya ke tengah lapangan, seolah dipaksa menerima kenyataan bahwa ia memang pusat gravitasi permainan Portugal.

Italia Rebut Tempat Ketiga

Sebelumnya, Italia U-17 mengamankan tempat ketiga setelah menekuk Brasil U-17 via adu penalti 4-2 usai bermain imbang tanpa gol.

Brasil terlihat seperti tim yang kehabisan bensin, sementara Italia justru memanjangkan napas tepat pada waktu yang dibutuhkan.

Baca Juga: FIFA Rilis Emblem Resmi Piala Dunia U-17 2025, Qatar Siap Jadi Tuan Rumah, Begini Tampilannya yang Elegan

Nigeria Terbanyak Raih Gelar Juara Dunia U-17

Dengan keberhasilan Portugal ini, daftar juara dunia U-17 yang sudah digelar 20 edisi sejak 1985 kembali berubah.

Nigeria masih duduk di puncak dengan lima gelar, disusul Brasil dengan empat.

Portugal kini meramaikan klub eksklusif para juara dengan satu trofi, berdampingan dengan Uni Soviet, Arab Saudi, Perancis, Swiss, Inggris, dan Jerman.

Di tengah hiruk-pikuk malam final, satu kesimpulan menguat: generasi muda Portugal sedang menulis babak baru yang tak bisa diabaikan siapa pun.

Jika sepak bola adalah tentang pergantian era, maka turnamen U-17 2025 baru saja memberi isyarat keras—masa depan Eropa mungkin sedang lahir di Lisboa.

Daftar Juara Piala Dunia U 17
(20 edisi, 1985-2025)

5 - Nigeria (1985, 1993, 2007, 2013, 2015)

4 - Brasil (1997, 1999, 2003, 2019)

2 - Ghana (1991, 1995)

2 - Meksiko (2005, 2011)

1 - Uni Soviet (1987)

1 - Arab Saudi (1989)

1 - Perancis (2001)

1 - Swiss (2009)

1 - Inggris (2017)

1 - Jerman (2023)

1 - Portugal (2025). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Piala Dunia U-17 #Daftar Juara Piala Dunia U 17 #portugal #juara dunia u 17 #Anisio Cabral #austria