Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Désiré Doué Raih Golden Boy 2025, Bintang Muda Prancis Paling Bersinar yang Mengguncang Panggung Eropa

Tulus Widodo • Selasa, 2 Desember 2025 - 14:27 WIB
Désiré Doué memenangkan Golden Boy 2025 setelah konsistensi gemilangnya di PSG
Désiré Doué memenangkan Golden Boy 2025 setelah konsistensi gemilangnya di PSG

RADARTUBAN – Satu malam di Italia mengubah segalanya bagi Désiré Doué.

Tanpa banyak dramatisasi, gelandang muda Prancis itu resmi menerima Golden Boy Award 2025 sebagai Best Talent of the Year, penghargaan yang menempatkannya sejajar dengan deretan nama besar yang pernah mengguncang Eropa pada usia belia.

Fabrizio Romano melaporkan, pemain Paris Saint-Germain itu hadir langsung di Turin untuk menerima trofi tersebut.

Momentum ini bukan sekadar seremoni. Ini validasi. Doué kini berdiri di panggung yang sama dengan para pendahulunya yang kelak menjadi ikon—dari Messi hingga Mbappé.

Dan bagi pemain seusianya, berada di ruangan itu saja sudah tekanan. Tapi Doué tampak datang dengan satu hal yang tak bisa diajarkan: ketenangan seorang yang tahu ia memang layak berada di sana.

Secara permainan, Golden Boy tahun ini diberikan bukan karena hype, melainkan konsistensi.

Doué berada di fase di mana insting, teknik, dan visi bermainnya mulai menyatu.

Baca Juga: Ledakan Talenta Muda Eropa: Inilah 25 Finalis Golden Boy 2025! Siapa Paling Moncer?

Buruan Klub-Klub Besar Eropa

Klub-klub besar Eropa memantaunya bukan karena potensi semata, tetapi karena impact-nya sudah terbukti di level senior.

Pemain yang baru berusia 20 tahun itu tidak bermain seperti remaja berbakat; ia bermain seperti motor lapangan yang tahu kapan harus menggempur, kapan harus menenang.

Di tengah hiruk-pikuk dunia sepak bola yang sering membesar-besarkan pemain muda, Doué justru berkembang tanpa banyak bicara.

Pemain bernama lengkap Désiré Nonka-Maho Doué itu menjawab lewat performa yang rapi, kuat, dan dewasa lebih cepat dari seharusnya.

Itulah yang membuat penghargaan ini terasa tepat waktu. Turin hanya menjadi panggung, tapi ceritanya sudah Doué tulis jauh sebelum malam penganugerahan.

Batu Loncatan ke Panggung Lebih Besar

Dengan trofi ini, babak baru pun terbuka. Doué bukan lagi sekadar prospek masa depan; mantan pemain Rennes itu sudah resmi menjadi poros pembicaraan.

Dan jika Doué mampu menjaga kurva performanya seperti sekarang, Golden Boy 2025 ini bisa jadi hanya langkah awal menuju panggung yang lebih besar lagi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Best Talent of the Year #italia #Desire Doue #Golden Boy Award 2025 #Paris Saint-Germain