RADARTUBAN - Ledakan 61 gol dalam satu tahun kalender biasanya hanya muncul dalam kisah lama ketika dunia sepak bola sedang dihuni alien bernama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Kini, angka itu kembali bergema—dan nama yang berdiri tegak di samping para legenda itu adalah striker Real Madrid, Kylian Mbappé.
Akun X @433 merilis data yang membuat jagat bola tersentak: "61 gol pada tahun 2025.
Orang ini bermain di dimensinya sendiri." Disertai catatan bahwa Mbappé kini menyamai torehan Cristiano Ronaldo pada 2012.
Masuk Daftar Eksklusif Pencetak Gol Terbanyak Abad Ini
Kalimat pendek itu terasa seperti pengumuman kelahiran kembali seorang predator.
Catatan 61 gol tidak hanya menyamai CR7, tetapi menempatkan Mbappé dalam daftar eksklusif pencetak gol terbanyak abad ini—sebuah klub ultra-premium berisi Messi 2012 (91 gol), CR 7 2013 dan Lewandowski 2021 (69 gol), serta CR7 2014 (63 gol). Kini, nama Mbappé resmi duduk di meja yang sama.
Momentum ini menandai sesuatu yang lebih besar. Bukan sekadar statistik, tetapi tanda bahwa dominasi generasi lama benar-benar diwarisi oleh pemain yang sejak remaja sudah dibebani label “the next big thing”.
Tahun 2025 menjadi panggung ketika Mbappé tidak lagi sekadar pewaris, tapi pencipta eranya sendiri.
Menulis Babak Baru Sejarah
Dari setiap sudut lapangan, aura Mbappé kini terasa seperti pemain yang tahu betul bahwa ia sedang menulis babak baru sejarah.
Kecepatan, naluri, dan insting penyelesaian akhirnya menjelma paket yang matang. Gol-golnya bukan repetisi, melainkan rangkaian ledakan yang membuat lawan tak sempat bernapas.
Di balik angka 61 itu, dunia sebenarnya sedang menyaksikan sesuatu yang lebih sederhana namun langka: seorang pemain yang bermain dengan keyakinan bahwa batas itu fleksibel, bahwa rekor itu hanya antrian untuk dilewati.
Tahun 2025 masih belum selesai. Dan Mbappé tampaknya belum berniat berhenti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni