RADARTUBAN – Tuban akan berhenti sejenak, Selasa sore (9/12). Stadion Tuban Sport Center (TSC) menjadi pusat perhatian ketika dua klub se-kabupaten untuk pertama kalinya saling berhadapan di kompetisi resmi Liga Indonesia.
Persatu Tuban vs Bumi Wali FC bukan sekadar pertandingan—ini soal gengsi, sejarah, dan harga diri.
Derby Tuban perdana di Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur ini dipastikan menyedot emosi.
Ribuan pasang mata akan menyaksikan duel dua tim yang sama-sama membawa misi besar: menjaga peluang lolos dari Grup C.
Di kubu Persatu Tuban, laga ini menjadi momentum strategis. Tambahan tiga poin bukan hanya menjaga tren positif, tetapi juga membuka jalan menggeser Perseta Tulungagung dari puncak klasemen.
Datang dengan kepercayaan diri usai menumbangkan Bojonegoro FC, Laskar Ronggolawe tetap diminta menahan euforia.
Pelatih Persatu Tuban, Khoirul Anam, menegaskan target kemenangan tanpa tedeng aling-aling.
“Target kami tiga poin wajib diraih, kami siap mengeluarkan kekuatan terbaik di dalam tim,” ungkap Anam saat ditemui Jawa Pos Radar Tuban di mess Persatu, Senin (8/12).
Dua Pemain Persatu Cedera Ringan
Anam menekankan fokus penuh anak asuhnya agar tidak terlena oleh kemenangan perdana.
“Sudah saya tekankan kepada pemain untuk fokus pada pertandingan besok (hari ini, Red),” jelasnya.
Namun, Persatu tak sepenuhnya datang dengan kekuatan penuh. Dua pemain mengalami cedera ringan akibat pertandingan sebelumnya.
“Dua pemain masih mengalami kram, tapi kami optimis tetap bisa menampilkan performa terbaik di lapangan,” beber mantan pelatih Sang Maestro FC itu.
Meski demikian, Anam menilai situasi tersebut tak menjadi hambatan serius.
“Kedalaman skuad di dalam tim cukup bagus, saya rasa bukan menjadi kendala untuk meraih tiga poin,” tutur pelatih asal Gresik tersebut.
Bumi Wali FC Siap Buat Kejutan
Berbeda dengan atmosfer tuan rumah, Bumi Wali FC justru datang tanpa beban—dan membawa ancaman.
Manajer Bumi Wali FC, Indra Bagus Burhanudin, menegaskan timnya siap mencuri poin dari kakak kandungnya sendiri di hadapan publik TSC.
Indra memastikan kondisi tim berjuluk Laskar Sunan Bonang berada di level ideal.
“Skuad kami 100 persen siap tempur habis-habisan untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan koran ini.
Indra tak menampik dominasi dukungan suporter akan mengarah ke Persatu. Namun, hal itu justru menjadi ujian mental yang harus ditaklukkan para pemainnya.
“Di atas kertas dari segi persiapan menghadapi pertandingan ini, saya rasa Persatu Tuban jauh lebih siap, tapi kami juga siap memberikan permainan terbaik sekaligus memberikan kejutan (memenangkan laga, Red),” beber mantan Presiden Ronggomania itu.
Lebih dari sekadar tiga poin, Indra menyebut kemenangan atas Persatu akan bernilai ganda bagi Bumi Wali.
“Kemenangan juga akan membangkitkan semangat dan mental bertanding pemain pada laga selanjutnya,” pungkasnya.
Derby ini bukan hanya pertemuan dua tim—tetapi benturan dua identitas Tuban. Siapa yang keluar sebagai pemenang, akan membawa lebih dari sekadar angka di klasemen. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni