RADARTUBAN - Kasus Ivan Toney ditangkap kini menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa sang pemain diduga terlibat dalam penyerangan fans di sebuah bar yang berlokasi di kawasan Soho, London.
Informasi awal menyebutkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, memicu perhatian publik dan kembali menempatkan nama Striker Inggris itu dalam pemberitaan utama.
Kejadian ini menambah panjang daftar kabar miring yang berkembang sejak kepindahannya ke klub Al Ahli pada Agustus lalu.
Kronologi Insiden di Bar London yang Menyeret Nama Ivan Toney
Menurut laporan yang beredar, Insiden di Bar London tersebut bermula ketika Ivan Toney sedang melintas di dalam venue yang dipadati pengunjung.
Seorang penggemar yang diduga ingin mengambil swafoto kemudian mendekati sang pemain.
Situasi berubah panas setelah penggemar tersebut disebut mencoba merangkul leher Toney, sehingga memicu respons tak terduga.
Pada akhirnya, momen itu berujung pada dugaan Penyerangan Fans yang kemudian menyeret nama Toney hingga akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian London.
Salah satu saksi mata yang berada di lokasi mengatakan kepada The Sun.
“Dia berjalan melewati sebuah meja yang diisi sekelompok anak muda Salah satu dari mereka mengenalinya dan berkata, ‘Oh, itu Ivan Toney,’ lalu mencoba meletakkan tangannya di leher Toney untuk berfoto bersamanya. Kemudian Toney bilang, ‘Lepasin aku, lepasin aku,’ dan akhirnya menanduk salah satu dari mereka," kata dia.
Pernyataan saksi tersebut memperkuat gambaran mengenai bagaimana Insiden di Bar London itu berlangsung, sekaligus menjadi bagian penting dari proses verifikasi informasi yang dilakukan polisi.
Tindakan Polisi dan Respons Publik Setelah Kejadian
Tak lama setelah dugaan Penyerangan Fans terjadi, lima petugas kepolisian dilaporkan datang ke lokasi.
Mereka langsung mendekati pemain yang kini memperkuat Al Ahli tersebut dan melakukan pemeriksaan identitas sebelum menyatakan bahwa Ivan Toney Ditangkap atas dugaan dua kasus penyerangan dan satu tuduhan keributan atau affray.
“Kami menerima laporan insiden penyerangan di Wardour Street pada pukul 00:47 hari Sabtu. Korban dibawa ke rumah sakit dan luka-lukanya tidak dianggap mengancam jiwa. Seorang pria berusia 29 tahun ditangkap di lokasi atas dugaan dua kasus penyerangan dan satu kasus keributan (affray). Ia telah dibebaskan dengan jaminan sementara penyelidikan berlanjut," tulis pihak kepolisian dalam rilis resminya.
Laporan tersebut memperkuat alasan mengapa isu Ivan Toney Ditangkap menjadi begitu luas dibicarakan.
Selain itu, publik juga menyoroti kemungkinan bahwa sang pemain sempat merasa terancam karena penggemar tersebut bersama kelompoknya, terlebih ketika saksi menilai Toney mungkin mengira mereka berniat mengambil barang berharganya.
Karier Toney dan Spekulasi Kepulangannya ke Premier League
Insiden ini muncul di tengah rumor kepulangan sang Striker Inggris ke Premier League.
Toney, yang meninggalkan Brentford pada 30 Agustus 2024 untuk bergabung dengan Al Ahli senilai £40 juta, dikabarkan tengah berada di London untuk urusan pribadi.
Situasi tersebut secara tidak langsung memicu perdebatan baru mengenai masa depannya, mengingat West Ham United disebut-sebut menjadi salah satu klub yang paling berminat mendatangkan kembali pemain berusia 29 tahun itu.
Namun hingga kini, baik pihak klub maupun perwakilan Toney belum memberikan keterangan resmi terkait Insiden di Bar London tersebut.
SPORTbible disebut telah menghubungi perwakilan sang pemain, tetapi belum ada tanggapan lebih lanjut.
Tunggu Klarifikasi
Kasus Ivan Toney Ditangkap telah mencuri perhatian publik, terutama karena melibatkan dugaan Penyerangan Fans yang terjadi di ruang publik dan melibatkan salah satu nama besar dalam dunia sepak bola Inggris.
Hingga proses penyelidikan selesai, detail lengkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam Insiden di Bar London ini masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait.
Sebagai seorang Striker Inggris yang tengah menjadi sorotan, setiap perkembangan kasus ini akan terus diawasi oleh publik dan media. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama