Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Julián Alvarez Mengetuk Pintu Elite Argentina di Liga Champions, Tapi Bayang-Bayang Messi Masih Panjang!

Tulus Widodo • Rabu, 10 Desember 2025 | 19:39 WIB
Julian Alvarez Raih 19 Gol di Liga Champions
Julian Alvarez Raih 19 Gol di Liga Champions

RADARTUBAN – Angka 19 mungkin terdengar biasa di panggung Liga Champions.

Tapi bagi Julián Alvarez, 19 gol itu adalah penanda: ia sedang berdiri di ambang meja besar para legenda Argentina Eropa.

Tidak semua striker Negeri Tango pernah sampai sejauh ini, apalagi di usia dan fase karier yang dijalani sekarang.

Catatan itu membuat Alvarez resmi masuk daftar eksklusif pencetak gol Argentina terbanyak di Liga Champions.

Namun daftar itu sekaligus jujur dan kejam. Jujur karena mengakui kemajuan Alvarez.

Kejam karena menunjukkan betapa jauhnya jarak penyerang Atletico Madrid itu dengan sosok bernama Lionel Messi.

Messi masih sendirian di puncak dengan 129 gol. Angka yang tak sekadar rekor, tapi jurang sejarah.

Di bawahnya ada Sergio Agüero dengan 41 gol, lalu Hernán Crespo 25, Ángel Di María dan Gonzalo Higuaín masing-masing 24.

Barulah kemudian nama Julián Alvarez muncul bersama Lisandro López dan Julio Ricardo Cruz di angka 19 gol. Satu tingkat di atasnya? Bukan satu langkah kecil, melainkan loncatan panjang.

Produktivitasnya Lahir dari Efisiensi, Bukan Dominasi

Ini bukan tentang membandingkan siapa lebih hebat. Ini soal konteks. Alvarez bukan penyerang yang dibangun sebagai pusat dunia.

Mantan pemain Manchester City itu tumbuh di sistem, berbagi peran, dan sering kali tidak menjadi poros utama serangan.

Namun justru di situ letak nilainya. Produktivitasnya lahir dari efisiensi, bukan dominasi.

Dalam daftar yang bersumber dari akun X @Footballtweet, terlihat jelas bahwa sebagian besar nama di atasnya adalah penyerang yang bertahun-tahun hidup sebagai ujung tombak utama klub besar Eropa.

Crespo, Higuaín, Agüero—mereka striker murni dengan mandat tunggal: mencetak gol. Alvarez berbeda.

Pemain 25 tahun itu lebih cair, lebih fleksibel, dan kerap berfungsi sebagai roda penggerak, bukan sekadar penutup peluang.

Peluang Melesat Masih Terbuka

Itulah mengapa angka 19 ini penting. Bukan sebagai prestasi final, melainkan sebagai titik awal bab berikutnya.

Dengan usia, ritme kompetisi, dan panggung yang dimiliki sekarang, peluang bagi Alvarez untuk menyalip nama-nama di atasnya sangat terbuka.

Tapi satu hal juga pasti: mendekati Messi bukan perkara mimpi, melainkan nyaris mustahil.

Daftar pencetak gol Argentina di Liga Champions ini akhirnya menjadi cermin keras bagi Alvarez. Ia sedang naik, tapi sejarah berdiri tinggi. Dan Liga Champions selalu jujur pada dua hal: bakat dan ketekunan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#argentina #Liga Champions #top scorer Argentina #Lionel Messi #julian alvarez #Manchester City