Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setelah Pemecatan Indra Sjafri, Sumardji Putuskan Mundur dari Manajer Timnas Indonesia

Siti Rohmah • Rabu, 17 Desember 2025 | 16:35 WIB
Ketua BTN PSSI, Sumardji, memutuskan mundur sebagai manajer timnas Indonesia.
Ketua BTN PSSI, Sumardji, memutuskan mundur sebagai manajer timnas Indonesia.

RADARTUBAN - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memutuskan melepas jabatannya sebagai manajer timnas Indonesia di seluruh kelompok usia.

Keputusan tersebut diambil setelah berakhirnya tugas tim Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand yang tidak menghasilkan medali.

Pada ajang SEA Games 2025, tim Indonesia yang berstatus juara bertahan harus tersingkir lebih awal setelah gagal menembus babak semifinal dan terhenti di fase grup.

Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya sejak SEA Games 2009, Indonesia tidak mampu melaju ke empat besar.

Sumardji menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi dalam konferensi pers di Menara Mandiri II, Jakarta. 

Ia menyatakan akan menyerahkan seluruh tanggung jawab sebagai manajer timnas Indonesia, baik tim senior maupun kelompok usia, kepada Ketua Umum PSSI untuk kemudian ditentukan pengganti yang dinilai paling tepat.

“Saya menyerahkan tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik tim senior maupun kelompok umur, termasuk tim SEA Games. Saya berharap ke depan dapat dipilih sosok yang paling tepat, ikhlas, dan bertanggung jawab untuk mengemban tugas tersebut,” ujar Sumardji.

Meski mundur dari posisi manajer, Sumardji menegaskan tetap menjalankan perannya sebagai Ketua BTN.

Ia menyebut fokus tersebut diperlukan mengingat tantangan besar yang dihadapi tim nasional Indonesia ke depan, baik di level senior maupun kelompok usia.

“Ke depan, saya akan lebih fokus pada tugas di BTN. Tantangan yang kita hadapi sangat berat, karena tahun ini tim nasional, baik senior maupun kelompok umur—kecuali U-17—mengalami situasi yang membutuhkan kerja ekstra dan konsentrasi penuh untuk mengembalikan prestasi seperti sebelumnya,” katanya.

Sumardji mengakui kegagalan tim Garuda Muda di SEA Games 2025 menjadi pukulan berat, terlebih karena Indonesia tersingkir di fase grup.

Sebagai manajer, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tidak tercapainya target mempertahankan medali emas, sebagaimana diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia karena kita tidak berhasil lolos ke semifinal SEA Games 2025. Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi kita semua,” ucapnya.

Menanggapi pertanyaan terkait alasan pengunduran diri yang dikaitkan dengan kegagalan tim nasional senior menembus Piala Dunia 2026, Sumardji menegaskan keputusan tersebut telah dipertimbangkan secara matang.

Menurut dia, tanggung jawab sebagai manajer timnas Indonesia sangat besar karena berkaitan langsung dengan pencapaian prestasi.

“Tugas manajer itu sangat berat karena memikul tanggung jawab besar dan harus memikirkan prestasi dari berbagai aspek, bahkan dari hal-hal kecil di luar urusan teknis,” ujarnya.

Sumardji berharap dengan langkah tersebut, pengelolaan tim nasional Indonesia ke depan dapat berjalan lebih efektif dan mampu membawa prestasi yang lebih baik.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Indra Sjafri #badan tim nasional #Piala Dunia 2026 #SEA Games 2025 #PSSI #btn #sumardji #manajer timnas indonesia