RADARTUBAN – Dusan Vlahović tak lagi sekadar nama di daftar penyerang elite Eropa.
Pemain 25 tahun itu kini menjadi simbol kegelisahan Juventus. Musim belum berakhir, tetapi waktu bergerak lebih cepat dari yang diinginkan Bianconeri.
Sang bomber Serbia berpotensi meninggalkan Turin tanpa biaya transfer pada musim panas mendatang.
Informasi itu disampaikan jurnalis transfer terpercaya Fabrizio Romano. Dalam laporannya ditegaskan, Dusan Vlahović bisa meninggalkan Juventus musim panas ini, dengan AC Milan tertarik tapi belum ada kesepakatan yang tercapai sejauh ini.
Kalimat singkat, namun dampaknya panjang bagi Juventus—baik secara teknis maupun finansial.
Bagi klub sebesar Juventus, kehilangan aset utama secara gratis adalah skenario terburuk.
Vlahović bukan pemain pinggiran. Striker kelahiran Beograd itu masih menjadi referensi lini depan, penyerang yang dibeli mahal, dipoles sebagai proyek jangka panjang. Kini, proyek itu berada di ujung tanduk.
AC Milan muncul sebagai peminat paling konkret. Ketertarikan Rossoneri bukan rahasia, namun hingga saat ini belum ada kesepakatan apa pun.
Milan bergerak hati-hati. Mereka tahu posisi tawar Juventus melemah seiring kontrak yang menipis. Di sisi lain, Vlahović memiliki waktu dan opsi.
Bayern Munich dan Barcelona Tunjukkan Ketertarikan
Dari Jerman, Bayern Munich sempat melakukan kontak pada Oktober lalu. Artinya jelas: Bayern pernah serius, lalu memilih menunggu.
Sikap yang lazim bagi klub raksasa—mengamati situasi, menilai harga, membaca arah angin.
Barcelona juga masuk radar. Ketertarikan sudah ada, tetapi belum melangkah lebih jauh.
Romano menegaskan, Barca baru sebatas bertanya, belum menawar. Sekadar memastikan peluang, tanpa komitmen.
Juventus dalam Dilema
Bagi Juventus, ini bukan sekadar urusan transfer. Ini tentang kegagalan menjaga nilai aset, tentang negosiasi kontrak yang berlarut, dan tentang risiko kehilangan kendali atas masa depan skuad.
Jika Vlahović benar-benar pergi gratis, lubangnya bukan hanya di lini depan, tetapi juga di neraca klub.
Sementara itu, Vlahović berada di posisi nyaman. Usia matang, status bebas transfer di depan mata, dan peminat dari liga-liga besar.
Mantan pemain Fiorentina itu bisa memilih klub, proyek, bahkan gaji, tanpa tekanan waktu. Dalam sepak bola modern, posisi seperti ini adalah kemewahan.
Musim panas masih beberapa bulan lagi. Namun bagi Juventus, alarm sudah berbunyi. Dan bagi Eropa, perburuan diam-diam telah dimulai. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni