RADARTUBAN – Klub Dean James, Go Ahead Eagles, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Eropa.
Klub asal Belanda itu mencatatkan sejarah unik setelah mampu melakukan delapan pergantian pemain dalam satu pertandingan pada ajang KNVB Cup.
Peristiwa langka ini terjadi saat Go Ahead Eagles menghadapi Roda JC pada babak kedua turnamen, Rabu malam waktu setempat.
Dalam laga tersebut, Go Ahead Eagles harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan kelolosan lewat adu penalti.
Pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum tim tamu keluar sebagai pemenang.
Gol Kenzo Goudmijn sempat membawa Eagles unggul lebih dulu, namun Roda JC menyamakan skor melalui Jay Kruiver.
Aturan Pergantian Pemain yang Jarang Terjadi
Sorotan utama laga ini bukan hanya hasil akhir, melainkan jumlah pergantian pemain yang dilakukan Go Ahead Eagles.
Secara reguler, IFAB mengizinkan lima pergantian pemain dalam satu pertandingan. Namun, pada ajang KNVB Cup, terdapat tambahan pergantian jika laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Situasi semakin menarik ketika Jakob Breum harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera. Di babak kedua, Eagles melakukan dua pergantian ganda pada menit ke-76 dan 85. Total lima pergantian reguler pun telah digunakan.
Peran White Substitution dalam Laga
Celah aturan muncul lewat penerapan white substitution, yakni pergantian khusus akibat cedera kepala.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama melakukan white substitution.
Berdasarkan regulasi, jika satu tim melakukan pergantian akibat cedera kepala, maka lawannya juga berhak mendapat satu pergantian tambahan.
Aturan white substitution ini memberi keuntungan strategis bagi Go Ahead Eagles.
Selain mendapat jatah tambahan dari cedera kepala, Eagles juga memperoleh satu pergantian ekstra di babak perpanjangan waktu KNVB Cup.
Penjelasan Pelatih Tanpa Perubahan Kutipan
Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, mengonfirmasi pemanfaatan aturan tersebut.
"Roda had already made a substitution, and Oskar didn't come off until later for us, so our substitution was made at a different time," manager Boel explained.
Ia juga mengaku telah mengenal aturan ini sejak musim lalu.
"I've only known this since last season, though. Back then, we played against Willem II in the play-offs with FC Dordrecht, and we went through the same thing. Willem II made a white substitution, which meant we got another one."
Dampak bagi Perjalanan Go Ahead Eagles
Keberhasilan memaksimalkan pergantian pemain menunjukkan kecermatan tim pelatih Go Ahead Eagles dalam membaca regulasi KNVB Cup.
Selain memperkuat kedalaman skuad, strategi ini turut membantu menjaga kondisi pemain hingga adu penalti.
Setelah laga bersejarah tersebut, Go Ahead Eagles dijadwalkan kembali beraksi di kompetisi domestik dengan menjamu Groningen.
Dengan momentum positif dan pemahaman aturan yang matang, Go Ahead Eagles kini menjadi sorotan, bukan hanya karena hasil, tetapi juga kecerdikan memanfaatkan white substitution dan sistem pergantian pemain secara maksimal.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni