Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Benarkah Pemain yang Hengkang dari MU Langsung Meningkat Performanya? Begini Pengakuan Scott McTominay

Bihan Mokodompit • Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:42 WIB
Perbandingan Scott McTominay sama di MU dan di Napoli.
Perbandingan Scott McTominay sama di MU dan di Napoli.

RADARTUBAN - Fenomena pemain yang disebut tampil lebih baik setelah meninggalkan Manchester United kembali menjadi sorotan publik sepak bola Eropa.

Kali ini, perhatian tertuju pada Scott McTominay yang justru mencapai puncak performa setelah melanjutkan kariernya di Italia bersama Napoli.

Situasi tersebut memicu perdebatan, apakah hengkang dari Manchester United benar-benar menjadi faktor utama peningkatan performa pemain.

Scott McTominay resmi bergabung dengan Napoli pada Agustus 2024 dengan nilai transfer mencapai 25,7 juta poundsterling.

Kepindahan ini sekaligus mengakhiri kebersamaannya yang panjang bersama Manchester United, klub yang membesarkan namanya sejak level akademi.

Keputusan tersebut sempat dipertanyakan, namun hasil di lapangan menjawab segala keraguan.

Peran Baru yang Mengubah Karier Scott McTominay

Di Napoli, Scott McTominay mendapatkan peran berbeda dibandingkan saat membela Manchester United.

Pelatih Antonio Conte kerap menempatkannya lebih dekat ke area serang. Perubahan ini berdampak signifikan terhadap kontribusinya, dengan torehan 19 gol dari 58 pertandingan di semua kompetisi.

Kontribusi McTominay turut membantu Napoli meraih gelar Serie A kedua dalam tiga musim terakhir.

Tak hanya itu, ia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Musim pada musim debutnya, sebuah pencapaian yang memperkuat posisinya sebagai pemain kunci Napoli di Serie A.

Pengakuan Scott McTominay Soal Manchester United

Dalam wawancara bersama CBS Sports, isu peningkatan performa pemain setelah meninggalkan Manchester United ditanyakan langsung kepada McTominay. Ia menilai anggapan tersebut terlalu sederhana.

“Terlalu mudah menjadikan klub sebagai alasan dan mengatakan bahwa pemain langsung tampil bagus setelah meninggalkan Manchester United,” ujar McTominay.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap tampil maksimal di musim terakhir bersama Manchester United.

“Pada tahun terakhir saya di sana, saya bermain dengan baik, mencetak sepuluh gol, dan memenangkan satu trofi. Soal Marcus [Rashford], tentu ada berbagai hal berbeda yang terjadi dan tidak perlu dibahas lebih jauh, tetapi Marcus adalah pemain hebat. Dia selalu menjadi pemain top, legenda klub, dan telah mencetak banyak gol untuk Manchester United.”

Baca Juga: Napoli Kembali Angker di Kandang: Rekor Era Maradona Terulang di Tangan Conte, Tak Tersentuh Kekalahan Sepanjang 2025

Tekanan Besar dan Faktor Mental Pemain

Scott McTominay menilai sorotan besar di Manchester United bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama saat pemain berada dalam fase sulit.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa klub tetap menyediakan dukungan penuh.

“Bukan berarti mereka tidak memberikan hal-hal yang juga diberikan oleh klub lain,” katanya.

“Mereka memberikan segalanya. Anggapan bahwa pemain menjadi lebih baik setelah pergi sebenarnya lebih berkaitan dengan kepercayaan diri. Ketika Anda bermain di setiap pertandingan, Anda merasa nyaman dengan diri sendiri dan ingin terus mempertahankan performa tersebut.”

Bukan Sekadar Soal Klub

Pernyataan Scott McTominay menunjukkan bahwa peningkatan performa pemain setelah meninggalkan Manchester United tidak bisa disimpulkan secara sepihak.

Faktor peran di tim, kepercayaan pelatih, dan kontinuitas bermain menjadi aspek penting dalam perkembangan karier.

Kesuksesan McTominay bersama Napoli di Serie A menjadi contoh bahwa perubahan lingkungan dapat membuka potensi pemain, tanpa harus menyalahkan klub sebelumnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Scott McTominay #italia #Manchester United #serie A #Napoli #antonio conte