Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Seleksi Timnas U-20 Digelar Dua Gelombang, Pemain Muda Berebut Tempat

Bihan Mokodompit • Minggu, 4 Januari 2026 | 08:09 WIB
Tahap seleksi pemain Timnas Indonesia U-20 yang dipimpin pelatih baru, Nova Arianto.
Tahap seleksi pemain Timnas Indonesia U-20 yang dipimpin pelatih baru, Nova Arianto.

RADARTUBAN - Timnas Indonesia U-20 resmi memasuki babak awal pembentukan skuad melalui agenda pemusatan latihan dan seleksi pemain yang digelar dalam dua gelombang.

Program ini menjadi langkah strategis untuk memetakan potensi pemain muda yang akan dipersiapkan menghadapi persaingan di level internasional.

Sejak hari pertama, atmosfer kompetitif sudah terasa, menandakan keseriusan setiap pemain dalam memperjuangkan tempat di skuad Garuda Muda.

Pemusatan latihan atau TC Timnas U-20 tersebut berlangsung di Garudayaksa Football Academy, Kabupaten Bekasi, pada awal Desember 2025.

Sejumlah pemain potensial turut ambil bagian, termasuk talenta kelahiran 2007 yang kini menjadi fokus pemantauan tim pelatih.

Agenda TC Timnas U-20 ini juga menjadi sarana adaptasi awal pemain terhadap tuntutan fisik, taktik, serta mental yang dibutuhkan di level tim nasional.

Pemain Muda Hadapi Persaingan Ketat Sejak Hari Pertama

Persaingan ketat langsung dirasakan para pemain, termasuk striker berdarah Indonesia-Guinea, Ousmane Camara. 

Dia menyadari bahwa proses seleksi pemain Timnas U-20 menuntut kerja keras dan konsistensi tinggi.

“Tantangan terbesar saya untuk seleksi kali ini adalah persaingan pemain, karena banyak pemain bagus di sini. Saya harus bekerja keras agar bisa bersaing dengan mereka,” ujar Ousmane.

Dia juga menambahkan, akan menerapkan evaluasi untuk dirinya sendiri.

"Saya harus bisa mendapatkan tempat di Timnas Indonesia U-20. Di era pelatih Indra Sjafri sebelumnya saya jadikan pengalaman berharga, dan semoga saya bisa mendapatkan tempat di sini," kata dia.

Selain Ousmane, striker muda lainnya, Reno Salampessy, kelahiran 22 Juni 2007, juga merasakan ketatnya atmosfer seleksi pemain Timnas U-20. 

Dia menilai seleksi ini sebagai tantangan personal untuk meningkatkan kualitas diri.

“Tantangannya cukup banyak. Saya terus menantang diri saya sendiri bahwa saya berada di level berbeda dari yang lain. Itu adalah tantangan bagi saya,” kata Reno.

Fokus Mental dan Disiplin di Bawah Arahan Nova Arianto

Pelatih kepala Nova Arianto menegaskan bahwa tahap awal TC Timnas U-20 bukan hanya soal kemampuan teknik semata.

Menurut Nova Arianto, aspek mental, pemahaman permainan, serta sikap pemain selama latihan menjadi perhatian utama dalam proses seleksi.

“Yang saya minta mereka bisa menunjukkan versi terbaik mereka. Bagaimana kerja keras mereka, bagaimana usaha mereka di latihan, itu yang ingin saya lihat,” ujar Nova Arianto.

Dia juga menekankan pentingnya disiplin dan pemahaman terhadap konsep permainan yang diterapkan.

“Termasuk bagaimana pemain bisa memahami game plan yang kita buat. Saya harap pemain bisa bekerja lebih keras lagi dan lebih disiplin dengan apa yang akan kita bangun,” pungkasnya.

Melalui rangkaian seleksi pemain Timnas U-20 ini, tim pelatih berharap dapat menemukan fondasi kuat bagi Timnas Indonesia U-20 ke depan.

Proses ini sekaligus menjadi tahap penting dalam membangun karakter, mental bertanding, dan daya saing generasi baru sepak bola Indonesia secara berkelanjutan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#nova arianto #Garuda Muda #internasional #timnas indonesia