RADARTUBAN – Setelah lini depan mendapat sorotan tajam dari publik dan suporter terkait penampilannya yang kurang impresif dalam dua laga uji coba, tim pelatih Persatu Tuban tak tinggal diam.
Tiga hari terakhir, skuad Laskar Ronggolawe digembleng latihan finishing.
Pelatih kepala Persatu Tuban Slamet Sampurno menyampaikan, tim pelatih telah melakukan evaluasi terhadap dua pertandingan uji coba yang digelar pekan lalu.
‘’Masalah finishing masih menjadi pekerjaan rumah yang terus kami perbaiki, agar di pertandingan sesungguhnya nanti bisa menunjukan penampilan maksimal,’’ ujar Slamet saat diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban.
Karena itu, juru taktik kelahiran Lumajang itu menginstruksikan kepada skuadnya untuk meningkatkan porsi latihan dalam menggedor jala gawang.
Menunya, skema tembakan jarak dekat, situasi satu lawan satu, hingga simulasi peluang di area kotak penalti.
Eks pelatih Mitra Surabaya itu menyampaikan, persoalan yang dialami anak asuhnya bukanlah soal kreativitas dalam membangun serangan, melainkan soal ketenangan ketika memaksimalkan peluang menjadi sebuah gol.
Untuk mengasah ketajaman pemain depan, dalam latihan yang rutin digelar di Stadion Lokajaya Tuban, pemain mendapat porsi menekan lawan.
Dalam game, para striker dituntut cepat mengambil keputusan di kotak penalti, sebagaimana situasi pertandingan sesungguhnya.
‘’Latihan seperti ini sangat penting guna membangun insting gol sekaligus kepercayaan diri pemain,’’ jelas pelatih 44 tahun itu.
Lebih lanjut Slamet mengatakan, latihan finishing dalam beberapa hari terakhir belum bisa berlangsung dalam formasi lengkap.
Sebab, salah satu pemain, yakni Iriyanto Wandik masih belum bergabung di tim.
‘’Wandik masih izin karena mengurus persoalan kuliah di Jawa Barat, sebetulnya kemarin (Kamis, Red) sudah berangkat, karena adanya beberapa hal. Kabarnya hari ini (kemarin, Red) baru perjalanan ke Tuban,’’ ujarnya.
Eks pemain Persik Kediri itu berharap skuadnya bisa lengkap agar persiapan menghadapi laga perdana bisa maksimal.
‘’Harapannya bisa latihan dengan formasi lengkap guna menjaga kekompakan serta chemistry di atas lapangan,’’ tutur dia.
Tak hanya fokus membenahi finishing, Slamet juga menekankan penuh seluruh pemain untuk menjaga kondisi fisik agar seluruh skuad bisa fit menghadapi pertandingan perdana menjamu Triple’s Kediri pada Senin (5/1) mendatang.
‘’Seluruh skuad tampak fit, semoga bisa terjaga sampai pertandingan nanti,’’ tandasnya.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama