Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nathan Aké Masuk Radar Milan Lagi, Pekan Terakhir Bursa Bisa Jadi Titik Balik

Tulus Widodo • Senin, 5 Januari 2026 | 08:17 WIB
AC Milan mempertimbangkan Nathan Aké sebagai opsi lini belakang
AC Milan mempertimbangkan Nathan Aké sebagai opsi lini belakang

RADARTUBAN - AC Milan kembali membuka laci lama dalam agenda transfernya. Nama yang dulu sempat mengendap, kini muncul lagi ke permukaan: Nathan Aké.

Bek asal Belanda yang kini memperkuat Manchester City itu bukan wajah baru bagi perencana skuad Rossoneri.

Dua tahun lalu, Milan sudah mencatatnya. Sekarang, konteksnya berbeda—waktu mendesak, kebutuhan jelas, dan kalender besar bernama Piala Dunia ikut menekan.

Baca Juga: Pengkhianatan atau Takdir? Kisah Legenda yang Pernah Membela Inter dan AC Milan

Jam Bermain Jadi Kunci

Menurut laporan @Antonello_Gioia di CorSport, di antara opsi yang paling menjanjikan, Nathan Aké, bek asal Belanda, sudah masuk radar AC Milan dua tahun lalu.

Dan, dengan Piala Dunia yang semakin dekat, ia ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Situasi ini bisa berubah selama minggu terakhir jendela transfer.

Pernyataan itu berdiri apa adanya. Tanpa bumbu. Namun maknanya tegas: Aké membutuhkan menit bermain; Milan membutuhkan kepastian di lini belakang.

Baca Juga: Arsenal Mengintip Bek Kiri Muda AC Milan, Bartesaghi Mencuat Usai Borong Dua Gol ke Gawang Sassuolo

Persimpangan Kepentingan

Di satu sisi, AC Milan sedang menimbang opsi yang bukan sekadar tambal-sulam.

Mereka butuh bek yang siap pakai, berpengalaman di level tertinggi, dan mampu langsung menyatu dengan ritme Serie A.

Di sisi lain, Nathan Aké menghadapi realitas kompetisi internal yang ketat. Mendekatnya Piala Dunia membuat setiap menit di lapangan bernilai mahal.

Bursa transfer tak selalu tentang angka besar atau saga panjang. Kadang, ia bergerak senyap—tepat di pekan terakhir. Situasi Aké berada di titik itu.

Jika ruang bermain tak kunjung terbuka, opsi pindah bisa menjadi jalan tengah yang rasional bagi semua pihak. Milan memahami momentum; Aké memahami urgensi.

Perhitungan Milan: Risiko dan Waktu

Rossoneri bukan klub yang gegabah. Mereka membaca risiko cedera, adaptasi taktik, hingga beban jadwal. Namun waktu kerap memaksa keputusan dipercepat.

Dengan profil Aké yang sudah pernah dipantau, kurva ketidakpastian relatif lebih landai. Tinggal menunggu sinyal: apakah negosiasi bergerak, atau kembali tersimpan.

Semua mata kini tertuju pada hari-hari terakhir jendela transfer. Aké dan Milan berada di jalur yang berpotongan—belum tentu bertemu, tapi cukup dekat untuk saling menguji niat.

Jika terjadi, ini bukan kejutan. Ini kelanjutan dari catatan lama yang akhirnya menemukan momennya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#piala dunia #serie A #transfer #C Milan #Manchester City #nathan ake #rossoneri