Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

15 Wasit FIFA Asal Indonesia Bakal Bertugas Untuk Pertandingan Internasional

Bihan Mokodompit • Selasa, 6 Januari 2026 | 06:10 WIB
Ilustrasi wasit pertandingan sepakbola.
Ilustrasi wasit pertandingan sepakbola.

RADARTUBAN - 15 Wasit FIFA Asal Indonesia resmi masuk dalam daftar FIFA International Lists 2026 setelah ditetapkan oleh Komite Wasit FIFA untuk menjalankan tugas di level internasional.

Penetapan 15 Wasit FIFA Asal Indonesia ini menjadi catatan penting bagi perkembangan perwasitan nasional yang terus menunjukkan peningkatan kualitas dan kepercayaan dari otoritas sepak bola dunia.

Daftar resmi tersebut diumumkan melalui FIFA International Lists 2026, yang memuat nama-nama ofisial pertandingan dari berbagai negara, termasuk Indonesia yang kembali mengirimkan wakilnya.

Keputusan FIFA ini juga memperkuat posisi PSSI sebagai federasi yang konsisten melakukan pembinaan wasit secara berkelanjutan di berbagai level kompetisi.

Komposisi Wasit Indonesia di FIFA International Lists 2026

Dalam FIFA International Lists 2026, Indonesia tercatat memiliki empat wasit berstatus FIFA Referee yang akan bertugas sebagai pengadil utama di pertandingan internasional.

Empat nama tersebut adalah Thoriq Munir Alkatiri, Yudi Nurcahya, Naufal Adya Fairuski, dan Ryan Nanda Saputra yang sudah berpengalaman di berbagai kompetisi resmi.

Selain itu, delapan nama masuk sebagai FIFA Assistant Referee yang berperan penting dalam mendukung jalannya pertandingan sesuai Laws of the Game.

Kehadiran delapan asisten wasit ini menunjukkan kedalaman sumber daya manusia perwasitan Indonesia yang semakin diperhitungkan oleh FIFA dan PSSI.

Sejarah Baru Video Match Official Indonesia

Salah satu poin krusial dalam FIFA International Lists 2026 adalah masuknya dua wasit Indonesia sebagai FIFA Video Match Official atau VMO.

Thoriq Munir Alkatiri dan Naufal Adya Fairuski tercatat sebagai VMO baru, sekaligus mencatat sejarah sebagai VMO pertama dari Indonesia di level internasional.

Penunjukan ini tidak terlepas dari implementasi teknologi VAR yang mulai diterapkan secara konsisten di kompetisi domestik.
Sejak digunakan di BRI Super League pada 2024, sistem VAR dinilai meningkatkan kualitas pengambilan keputusan wasit di lapangan.

Keberhasilan penerapan VAR tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan wasit Indonesia untuk menjalankan tugas berbasis teknologi di pertandingan internasional.

Regenerasi dan Peran Wasit Wanita

Gilang Ade Mizwar menjadi sorotan dalam FIFA International Lists 2026 setelah memperoleh badge FIFA pertamanya sebagai Assistant Referee.

Pencapaian tersebut menandai proses regenerasi yang berjalan baik di bawah pembinaan PSSI.

Selain itu, kehadiran Wina Apriliana Putri dan Tita Rosita sebagai wasit wanita menunjukkan komitmen federasi dalam mendorong kesetaraan dan pengembangan perwasitan perempuan.

Langkah ini sejalan dengan visi PSSI untuk memperluas peran wasit wanita di kancah internasional.

Target Pengembangan Perwasitan Nasional

Masuknya 15 Wasit FIFA Asal Indonesia dalam daftar internasional menjadi modal penting untuk pengembangan ke depan.

Komite Wasit PSSI menargetkan peningkatan jumlah ofisial pertandingan internasional pada edisi berikutnya.

Pembinaan wasit sepak bola pantai dan futsal juga terus diperkuat sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Dengan dukungan teknologi VAR, program pelatihan berjenjang, serta kepercayaan dari FIFA, Indonesia diharapkan semakin diperhitungkan dalam dunia perwasitan global.

Keberadaan 15 Wasit FIFA Asal Indonesia di FIFA International Lists 2026 menjadi bukti nyata bahwa perwasitan nasional berada di jalur yang tepat dan kompetitif. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#nasional #wasit #International #FIFA