RADARTUBAN - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir mendorong olahraga domino untuk berkembang secara profesional agar mampu memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan industri olahraga.
Dorongan Pemerintah untuk Pengembangan Domino Nasional
Komitmen tersebut disampaikan Erick Thohir saat menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional I Federasi Olahraga Domino Nasional atau ORADO periode 2026–2030 di Jakarta.
Menurut Erick, olahraga domino memiliki potensi besar untuk masuk dalam ekosistem olahraga industri yang berdampak luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa saat ini cabang olahraga tidak hanya berorientasi prestasi, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi yang kuat.
"Cabang olahraga sekarang berbagai macam ada olahraga prestasi, olahraga masyarakat dan olahraga industri. ORADO ini menjadi bagian sport industry yang memang bisa mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh," ujar Menpora Erick.
Baca Juga: Transfer Domino! Napoli Ngotot Datangkan Juanlu dari Sevilla, Zanoli Siap Angkat Kaki ke Udinese
Sport Industry dan Sport Tourism Jadi Fokus Pengembangan
Erick Thohir menilai pertumbuhan sport industry di berbagai negara menunjukkan tren positif yang bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia mengapresiasi kelahiran ORADO sebagai organisasi resmi yang diharapkan mampu mengangkat citra olahraga domino di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya senang sekali ketika di Indonesia, sport industri menjadi wadah pengembangan olahraga yang mengandung nilai ekonomi,” ucap Erick Thohir.
“Apalagi kalau kita lihat sport industry ini terus tumbuh. Angka pertumbuhannya bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi di banyak negara,” imbuhnya.
Erick berharap ORADO dapat menggelar kejuaraan dunia di Indonesia agar mendorong pertumbuhan sport tourism secara berkelanjutan.
“Saya berharap semakin besar dan kejuaraan dunianya juga digelar di Indonesia, karena dengan begitu juga berdampak meningkatkan sport tourism dan pastinya membawa efek domino positif untuk roda perekonomian tanah air,” tegasnya.
Menpora Ingatkan Pentingnya Konsolidasi Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga mengingatkan agar ORADO menjaga soliditas organisasi dan menghindari konflik internal.
Ia menilai dualisme kepengurusan dapat menghambat pembinaan atlet dan merugikan masa depan olahraga domino.
"Kembali saya melihat KONI, KOI yang mendapatkan endorsement saya hanya hadir mendukung saja," kata Erick.
"Tetapi, saya harap dualisme olahraga jangan sampai terjadi, kemarin saya apresiasi takraw sudah selesai mudah-mudahan olahraga lain bisa konsolidasi," lanjutnya.
Baca Juga: Emil Audero Diperebutkan Palermo vs Verona Jelang Musim Baru, Efek Domino Lorenzo Montipò ke Torino?
ORADO Siapkan Seleksi Nasional dan Kejurnas
Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial menyatakan pihaknya akan fokus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah.
Ia menjelaskan bahwa ORADO akan berkoordinasi dengan 38 pengurus provinsi untuk memperkuat pembinaan atlet.
"Kita akan menyeleksi atlet dari daerah naik ke provinsi hingga adanya kejurnas di tahun ini (2026)," ujar Yooky.
"Besok kita langsung Rakernas lanjut pelatihan wasit dan sosialisasi segala peraturan dan regulasi," tambahnya.
Menurut Yooky, ORADO juga mendorong setiap daerah aktif menggelar turnamen domino sebagai bagian dari pembinaan.
Upaya Menghapus Stigma Negatif Domino
Yooky menegaskan bahwa ORADO saat ini telah memperoleh rekomendasi dari KONI, KOI, dan Kemenpora.
"Kita baru mendapat rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora untuk menjadi resminya tentu kita harus memenuhi persyaratan yang ada," jelasnya.
Ia menekankan pentingnya membangun citra positif domino agar dapat diterima sebagai cabang olahraga profesional.
"Yang penting kita akan menghapus stigma negatif di masyarakat dan membuat domino naik kelas tahap demi tahap," pungkas Yooky.
Rakernas ORADO Perkuat Fondasi Organisasi
Deklarasi dan Rakernas I ORADO mengusung tema konsolidasi dan penguatan fondasi organisasi menuju federasi yang profesional dan berprestasi.
Kegiatan ini diikuti pengurus pusat, 38 pengurus provinsi, ratusan pengurus kabupaten dan kota, serta puluhan perwakilan wasit.
Melalui langkah tersebut, sport industry domino diharapkan tumbuh seiring meningkatnya kualitas atlet dan tata kelola organisasi.
Penguatan sport tourism juga diyakini menjadi dampak lanjutan ketika kompetisi domino berskala nasional dan internasional digelar di Indonesia.
Dengan dukungan pemerintah dan konsolidasi internal, olahraga domino berpeluang menjadi bagian penting dari ekosistem industri olahraga nasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni