RADARTUBAN- Liam Rosenior manajer baru Chelsea langsung menjadi sorotan publik sepak bola Inggris setelah memimpin sesi latihan pertamanya bersama skuad The Blues di Cobham Training Centre.
Penunjukan Liam Rosenior manajer Chelsea terjadi hanya beberapa hari setelah Enzo Maresca resmi meninggalkan Stamford Bridge akibat retaknya hubungan dengan manajemen klub.
Chelsea bergerak cepat dalam menentukan pelatih baru dengan menunjuk Rosenior yang sebelumnya menangani Strasbourg FC, klub Ligue 1 yang juga berada di bawah kepemilikan BlueCo.
Keputusan tersebut dinilai strategis karena Rosenior sudah memahami filosofi kepemilikan BlueCo dan struktur klub secara menyeluruh.
Awal Tugas Rosenior Bersama Chelsea
Sesi latihan perdana Chelsea di bawah arahan Rosenior menjadi perhatian besar setelah cuplikannya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, Rosenior terlihat aktif berinteraksi dengan para pemain dan mencoba membangun komunikasi secara langsung.
Momen latihan perdana Chelsea ini memperlihatkan sang pelatih berbincang cukup intens dengan Estevao dan Joao Pedro di sela latihan.
Pendekatan personal tersebut disebut sebagai upaya Rosenior untuk menciptakan ikatan emosional sejak hari pertama.
Reaksi Fans Chelsea Terhadap Sosok Pelatih Baru
Cuplikan latihan perdana Chelsea itu memicu beragam respons dari pendukung The Blues di dunia maya.
Sebagian suporter menilai pendekatan Rosenior terkesan berlebihan dan terlalu berusaha mengambil hati pemain.
Dalam kolom komentar media sosial, muncul berbagai reaksi fans Chelsea yang bernada kritis terhadap sikap sang pelatih.
Salah satu penggemar menuliskan bahwa Rosenior terlihat melakukan terlalu banyak hal dalam waktu singkat.
Penggemar lain menyebut sang pelatih seperti mencari validasi dari pemain senior.
Namun, tidak sedikit pula reaksi fans Chelsea yang justru membela Rosenior dan meminta publik memberi waktu.
Beberapa suporter menilai kritik tersebut terlalu dini mengingat Rosenior baru memulai tugasnya.
Tantangan Pertama di Piala FA
Rosenior akan menjalani debut resminya saat Chelsea menghadapi Charlton Athletic di putaran ketiga Piala FA di The Valley.
Laga tersebut dipandang sebagai kesempatan ideal bagi pelatih baru untuk menilai kesiapan tim secara kompetitif.
Chelsea diunggulkan dalam pertandingan ini sehingga tekanan terhadap Rosenior dinilai tidak terlalu besar.
Pertandingan tersebut juga bisa menjadi ajang seleksi awal pemain yang cocok dengan skema sang pelatih.
Gaya Permainan Rosenior Jadi Perhatian
Banyak pengamat menyoroti gaya permainan Rosenior yang kemungkinan besar akan diterapkan di Chelsea.
Selama melatih Hull City dan Strasbourg, Rosenior dikenal mengedepankan penguasaan bola dan permainan umpan pendek.
Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter pemain muda Chelsea yang terbiasa bermain progresif.
Gaya permainan Rosenior dinilai menuntut kedisiplinan posisi serta kecerdasan membaca ruang.
Filosofi ini diyakini akan membutuhkan proses adaptasi, terutama bagi pemain yang terbiasa dengan transisi cepat.
Meski demikian, manajemen Chelsea tampak siap memberikan waktu bagi gaya permainan Rosenior untuk berkembang.
Kontrak Panjang dan Pernyataan Resmi
Rosenior menandatangani kontrak berdurasi enam setengah tahun yang membuatnya terikat dengan Chelsea hingga 2032.
Durasi kontrak tersebut menunjukkan kepercayaan besar klub terhadap proyek jangka panjang sang pelatih.
Dalam pernyataan resminya, Rosenior menyampaikan rasa bangga atas penunjukan tersebut.
“Saya merasa sangat rendah hati dan terhormat ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea Football Club,” ujar Rosenior.
“Ini adalah klub dengan semangat yang unik dan sejarah panjang dalam meraih trofi,” lanjutnya.
Dengan pengalaman lebih dari 150 pertandingan sebagai manajer, Liam Rosenior manajer Chelsea diharapkan mampu membawa stabilitas.
Ke depan, publik Stamford Bridge menanti apakah pendekatan awal, reaksi fans Chelsea, dan gaya permainan Rosenior akan berbuah hasil positif bagi The Blues. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni