Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jejak Baru Ibrahimovic Junior: Ajax Datangkan Maximilian dari Milan, Klausul Beli Mengintai

Tulus Widodo • Senin, 12 Januari 2026 | 09:01 WIB
Maximilian Ibrahimovic selangkah lagi resmi bergabung ke Ajax dari AC Milan
Maximilian Ibrahimovic selangkah lagi resmi bergabung ke Ajax dari AC Milan

RADARTUBAN — Ajax kembali menunjukkan naluri lamanya: mengendus bakat muda sebelum pasar memanas.

Kali ini, klub Amsterdam itu mengamankan jasa Maximilian Ibrahimovic dari AC Milan dengan skema pinjaman plus opsi pembelian.

Proses administrasi antarklub disebut sudah berjalan—tanda kesepakatan tinggal menunggu stempel akhir.

Kabar ini pertama kali mengemuka dari jurnalis Italia yang kerap akurat, Gianluca Di Marzio.

Pernyataannya disampaikan apa adanya dan menjadi rujukan banyak redaksi Eropa.

"Maximilian Ibrahimovic bergabung dengan Ajax dengan status pinjaman dengan opsi pembelian dari Milan. Pertukaran dokumen antar klub sedang berlangsung. Milan mempertahankan persentase penjualan kembali di masa mendatang."

Bagi Ajax, langkah ini konsisten dengan DNA mereka: memberi panggung, menit bermain, dan kurikulum pengembangan yang ketat.

Bagi Milan, ini manuver berhitung—memberi jalan bagi sang pemain tumbuh, sambil mengunci potensi nilai ekonomi lewat persentase penjualan di masa depan.

Mengapa Ajax?

Ajax menawarkan ruang belajar yang jarang tersedia di klub elite: tekanan tinggi, tapi dengan kesabaran struktural. Akademi dan tim utama menyatu dalam filosofi permainan.

Bagi Maximilian, ini bukan sekadar pindah klub, melainkan pindah ekosistem—tempat talenta diuji bukan oleh nama belakang, melainkan oleh kontribusi di lapangan.

Strategi Milan: Lepas, Tapi Tak Kehilangan

Milan memilih tidak menutup pintu sepenuhnya. Opsi beli memberi Ajax kendali jika perkembangan berjalan mulus.

Sementara klausul persentase jual memastikan Rossoneri tetap mendapat manfaat bila nilai pasar putra Zlatan Ibrahimovic itu melonjak. Ini model modern: risiko dibagi, potensi dijaga.

Beban Nama, Peluang Nyata

Nama “Ibrahimovic” selalu menghadirkan ekspektasi. Namun Amsterdam terkenal kejam sekaligus adil: siapa bekerja, dia bermain.

Jika Maximilian mampu menyelaraskan disiplin taktik Ajax dengan naluri menyerang yang ia miliki, pinjaman ini bisa berubah menjadi kisah permanen—bukan sekadar singgah.

Dengan pertukaran dokumen yang disebut sudah berlangsung, publik tinggal menunggu pengumuman resmi dan jadwal debut.

Ajax mendapat proyek, Milan mengamankan aset. Dan, Maximilian Ibrahimovic mendapat panggung untuk membuktikan diri—tanpa bayang-bayang, hanya permainan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Maximilian Ibrahimovic #zlatan ibrahimovic #AC Milan #Skema Pinjaman #ajax