RADARTUBAN - Akun X Bruno Fernandes diretas pada Minggu malam dan memaksa Manchester United mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi kepada publik.
Insiden peretasan ini terjadi tak lama setelah Fernandes kembali bermain usai cedera hamstring dan tampil penuh selama 90 menit saat Manchester United kalah 1-2 dari Brighton pada putaran ketiga Piala FA.
Kekalahan tersebut sekaligus memastikan Manchester United akan menjalani musim 2025/2026 dengan jumlah pertandingan paling sedikit dalam beberapa tahun terakhir.
Situasi ini terjadi karena Manchester United tidak lolos ke kompetisi Eropa dan sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris sejak putaran pertama.
Di tengah ketidakpastian internal klub, isu peretasan Akun X Bruno Fernandes diretas justru menambah sorotan publik terhadap kondisi Manchester United.
Kronologi Peretasan Akun X Bruno Fernandes
Peretasan akun media sosial Fernandes itu mulai terdeteksi ketika sejumlah unggahan tidak wajar muncul dari akun yang memiliki lebih dari 4,5 juta pengikut tersebut.
Salah satu unggahan menampilkan tangkapan layar papan skor saat Liverpool mengalahkan Manchester United dengan skor telak 7-0 di Anfield pada 2024.
Unggahan lain menyebut Fernandes akan bergabung dengan tim kriket Inggris usai kekalahan mereka di ajang Ashes serta klub Macclesfield yang bermain di National League North.
Peretas juga menantang juara dunia dart Luke Littler untuk bermain satu lawan satu dalam gim EA FC 26.
Dalam unggahan lain, peretas merespons permintaan maaf Shea Lacey dengan kalimat santai yang tidak mencerminkan pernyataan resmi seorang kapten tim.
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika akun tersebut mulai mempromosikan penipuan kripto dalam bentuk tautan dan unggahan koin digital palsu.
Pernyataan Resmi Klub Manchester United
Aktivitas mencurigakan tersebut membuat Manchester United segera mengeluarkan pernyataan resmi klub untuk melindungi para pendukungnya.
“Akun X milik Bruno Fernandes telah diretas,” demikian bunyi pernyataan resmi Manchester United.
“Para pendukung diminta untuk tidak berinteraksi dengan unggahan maupun pesan langsung apa pun,” lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan ini dirilis sebagai bentuk tanggung jawab klub terhadap keamanan informasi publik.
Langkah tersebut juga diambil untuk mencegah kerugian lebih luas akibat penipuan kripto yang kerap memanfaatkan akun figur publik.
Baca Juga: Pilih Setia di Manchester United, Bruno Fernandes Tolak Gaji Fantastis dari Al Hilal
Dampak dan Upaya Pemulihan Akun
Akun yang diretas sempat membalas unggahan klub dengan kalimat tidak pantas sebelum akhirnya seluruh unggahan bermasalah dihapus.
Hingga kini, Akun X Bruno Fernandes diretas tersebut belum disertai pernyataan pribadi dari sang pemain.
Unggahan terakhir Fernandes tercatat pada 30 Oktober, saat ia memperingati 300 penampilan bersama Manchester United.
Pihak internal pemain dilaporkan tengah berupaya memulihkan akses penuh akun tersebut.
Kasus ini menunjukkan bahwa figur publik olahraga semakin rentan menjadi target penipuan kripto berbasis media sosial.
Fenomena Peretasan Akun Figur Publik
Bruno Fernandes bukan satu-satunya figur olahraga yang mengalami insiden serupa dalam beberapa pekan terakhir.
Akun resmi Sky Sports News juga sempat diretas dan digunakan untuk menyebarkan tautan koin kripto palsu.
Akun tersebut berhasil dipulihkan dengan cepat setelah pernyataan resmi klub dan klarifikasi dari pihak terkait.
Fenomena ini menjadi peringatan serius bagi klub, atlet, dan pengelola media sosial profesional.
Manchester United menegaskan akan terus memantau situasi demi menjaga keamanan informasi serta kepercayaan publik. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni