RADARTUBAN - Zinedine Zidane kembali melatih menjadi topik utama yang ramai dibicarakan setelah muncul spekulasi mengenai masa depannya di tengah situasi sulit yang dialami Real Madrid.
Isu ini menguat setelah klub raksasa Spanyol tersebut resmi berpisah dengan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala tim utama.
Keputusan tersebut diumumkan kurang dari 24 jam setelah Real Madrid menelan kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Kondisi ini memicu berbagai spekulasi mengenai sosok yang layak memimpin Los Blancos ke arah baru.
Nama Zidane kembali mencuat karena rekam jejak dan kedekatan emosionalnya dengan Real Madrid.
Real Madrid Akhiri Kerja Sama dengan Xabi Alonso
Manajemen Real Madrid mengonfirmasi bahwa perpisahan dengan Xabi Alonso dilakukan melalui kesepakatan bersama.
Dalam pernyataan resmi, klub menyampaikan penghormatan tinggi kepada mantan gelandang andalannya tersebut.
“Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan kekaguman dari seluruh penggemar Madrid karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu merepresentasikan nilai-nilai klub kami,” demikian pernyataan resmi klub.
Real Madrid juga menegaskan bahwa klub akan selalu menjadi rumah bagi Alonso.
Di sisi lain, Xabi Alonso turut menyampaikan pesan perpisahan yang bernada profesional.
“Bab profesional ini telah berakhir, dan hasilnya memang tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Melatih Real Madrid adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” tulis Alonso.
Kepergian Xabi Alonso membuat masa depan kursi pelatih Real Madrid kembali menjadi sorotan publik.
Arbeloa Ditunjuk, Spekulasi Zidane Tetap Menguat
Real Madrid menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama.
Arbeloa dikenal sebagai sosok yang memahami budaya dan tekanan besar di Real Madrid.
Namun, penunjukan tersebut belum sepenuhnya meredam spekulasi terkait pelatih baru.
Nama besar seperti Jürgen Klopp hingga Zinedine Zidane terus dikaitkan dengan Santiago Bernabéu.
Dalam konteks ini, isu Zinedine Zidane kembali melatih semakin sering diperbincangkan.
Baca Juga: Zinedine Zidane Puji Lamine Yamal, Sebut Pemain Barcelona yang Bikin Terpesona
Rekam Jejak Zidane Bersama Real Madrid
Zidane pernah menangani Real Madrid pada periode 2016 hingga 2018.
Ia kembali dipercaya memimpin tim pada 2019 sebelum mengakhiri tugasnya pada 2021.
Sejak saat itu, Zidane belum mengambil peran kepelatihan di klub maupun tim nasional.
Meski demikian, pengaruh Zidane di lingkungan Real Madrid dinilai masih sangat kuat.
Pengalaman, prestasi, dan status legenda menjadi alasan utama namanya terus muncul.
Isyarat Kuat dari Zidane Soal Masa Depan
Pada November 2025, Zidane sempat ditanya mengenai kemungkinan kembali ke dunia kepelatihan.
“Itu akan segera terjadi. Sangat segera,” ujar Zidane seperti dikutip dari GOAL.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal jelas bahwa Zinedine Zidane kembali melatih bukan sekadar wacana.
Jawaban singkat itu memicu interpretasi luas di kalangan pengamat dan penggemar sepak bola.
Baca Juga: Zinedine Zidane Siap Comeback, Sang Legenda Prancis Siapkan Proyek Spesial di Marseille!
Peluang Latih Timnas Prancis atau Real Madrid
Selain Madrid, Zidane juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat pelatih Timnas Prancis.
Didier Deschamps dijadwalkan meninggalkan jabatannya setelah Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Zinedine Zidane Kian Dekat Dengan Kursi Pelatih Timnas Prancis, Siap Gantikan Didier Deschamps?
Zidane secara terbuka mengungkapkan keinginannya melatih negaranya sendiri.
“Saya ingin suatu hari menjadi pelatih kepala tim nasional Prancis. Saya pasti akan kembali melatih,” kata Zidane.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Timnas Prancis menjadi salah satu opsi realistis.
Namun, dinamika di Real Madrid bisa mengubah arah keputusan Zidane.
Jika klub membutuhkan figur berpengalaman dalam waktu dekat, Zidane tetap menjadi kandidat terkuat.
Dengan berbagai pernyataan dan situasi yang berkembang, publik kini menunggu kepastian langkah sang legenda.
Yang jelas, isu Zinedine Zidane kembali melatih kini didukung oleh sinyal langsung dari sang tokoh utama. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni