RADARTUBAN - Bursa transfer kembali berdenyut. Nama Tammy Abraham tiba-tiba muncul di jalur cepat, kali ini menuju Inggris.
Aston Villa dikabarkan kian dekat mengamankan jasa striker milik AS Roma itu, meski saat ini sang pemain masih terikat status pinjaman bersama Beşiktaş.
Sumber @TimesSport menyebutkan, Villa telah menyodorkan kontrak berdurasi empat setengah tahun. Tawaran itu menjadi sinyal kuat: Abraham bukan sekadar opsi tambalan, melainkan proyek jangka panjang di Villa Park.
Baca Juga: AS Roma Ngebut di Bursa Transfer: Dua Nama, Dua Arah, Satu Ambisi Besar di Serie A
Pinjaman yang Membelit
Masalahnya sederhana, tapi pelik. Tammy Abraham belum sepenuhnya bebas. Status pinjamannya di Beşiktaş membuat proses transfer tak bisa berjalan lurus.
Roma, sebagai pemilik sah, harus duduk satu meja dengan klub Turki tersebut untuk mencari titik temu—apakah pemutusan lebih awal, kompensasi, atau skema lain yang disepakati bersama.
Situasi ini menempatkan semua pihak dalam posisi saling menunggu. Villa menekan dengan waktu.
Roma menghitung untung-rugi. Beşiktaş tentu tak ingin kehilangan penyerang yang sudah masuk rencana mereka di tengah musim.
Roma di Titik Keputusan
Bagi Roma, ini bukan sekadar soal melepas pemain. Tammy Abraham adalah aset dengan nilai pasar yang masih tinggi.
Cedera panjang yang sempat menghantamnya memang menurunkan pamor, tetapi minat serius dari klub Premier League menjadi bukti: reputasi itu belum sepenuhnya pudar.
Jika Villa siap mengikat Abraham hingga hampir lima musim, Roma tahu ini momen krusial.
Menahan terlalu lama bisa berisiko. Melepas terlalu cepat tanpa skema ideal juga bukan pilihan aman.
Villa dan Nostalgia Premier League
Kembali ke Inggris selalu punya daya tarik emosional bagi Abraham. Premier League adalah panggung yang membesarkan namanya.
Villa membaca celah itu. Mereka tak sekadar menawarkan kontrak, tetapi juga kesempatan menghidupkan ulang karier di kompetisi yang paling ia pahami.
Namun semua itu masih bersyarat: satu simpul bernama Beşiktaş harus dilepas terlebih dahulu.
Untuk saat ini, kabar ini masih berada di tahap “mendekati”, belum “resmi”. Tapi arah anginnya jelas. Aston Villa bergerak. Roma menimbang. Dan Tammy Abraham, sekali lagi, berdiri di persimpangan besar kariernya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni