RADARTUBAN - Cedera Jack Grealish menjadi sorotan karena berpotensi memberikan dampak finansial besar bagi Everton di sisa kompetisi Premier League musim ini.
Pemain pinjaman dari Manchester City tersebut selama ini tampil sebagai salah satu figur penting dalam skema permainan Everton.
Sejak bergabung, Grealish langsung memberikan warna baru dalam serangan tim berkat kreativitas dan kebebasan bermain yang ia dapatkan.
Dalam 20 penampilan di Premier League, ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbang enam assist untuk Everton.
Kontribusi itu membuat Cedera Jack Grealish tidak hanya berdampak teknis, tetapi juga memengaruhi stabilitas tim secara keseluruhan.
Peran Vital Grealish di Everton
Everton memberikan peran taktis yang lebih fleksibel kepada Grealish dibandingkan saat ia masih berada di Manchester City.
Kebebasan tersebut membuat lini serang Everton menjadi lebih variatif dan sulit ditebak lawan.
Kondisi ini pula yang membuat kehadiran Grealish dinilai sangat krusial bagi performa Everton di Premier League.
Absennya sang pemain akibat Cedera Jack Grealish tentu menjadi kerugian besar, terutama di tengah ketatnya persaingan papan tengah.
Cedera dan Ancaman Absen Panjang
Cedera Jack Grealish dikabarkan terjadi pada bagian kaki setelah laga melawan Aston Villa.
Laporan menyebutkan cedera tersebut diduga berupa stress fracture yang membutuhkan waktu pemulihan cukup lama.
Jika skenario terburuk terjadi, Grealish bisa menepi hingga 12 pekan dari semua kompetisi.
Absennya Grealish dalam periode krusial ini berpotensi memengaruhi target Everton di Premier League.
Dampak Finansial untuk Everton
Selain kerugian teknis, Everton juga harus menanggung beban finansial akibat Cedera Jack Grealish.
Dalam kesepakatan peminjaman, Everton menanggung sekitar tiga perempat dari gaji Jack Grealish di Manchester City.
Gaji Jack Grealish diketahui mencapai 300 ribu poundsterling per pekan atau sekitar Rp 6 miliar dengan kurs Rp 20.000 per poundsterling.
Artinya, Everton membayar sekitar 225 ribu poundsterling per minggu atau setara Rp 4,5 miliar untuk gaji Jack Grealish.
Jika Grealish absen selama 12 pekan, Everton berpotensi mengeluarkan dana hingga 2,7 juta poundsterling atau sekitar Rp 54 miliar.
Situasi ini membuat gaji Jack Grealish menjadi beban signifikan meski sang pemain tidak bisa memperkuat tim.
Opsi Transfer Permanen Masih Tanda Tanya
Everton sebenarnya memiliki opsi pembelian permanen Grealish di akhir musim.
Nilai opsi tersebut berada di angka 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 1 triliun.
Manajemen Everton dikabarkan berniat menegosiasikan ulang nilai tersebut jika transfer permanen benar-benar diwujudkan.
Namun, Cedera Jack Grealish bisa memengaruhi keputusan akhir terkait rencana jangka panjang Everton.
Pengaruh ke Timnas Inggris
Cedera Jack Grealish juga berdampak pada peluangnya kembali ke Timnas Inggris.
Ia belum mendapatkan panggilan sejak Thomas Tuchel menangani Inggris pada Januari 2025.
Absennya Grealish dalam waktu lama membuat persaingan menuju Piala Dunia 2026 semakin berat.
Bagi Everton, situasi ini menegaskan bahwa Cedera Jack Grealish bukan sekadar masalah medis, tetapi juga persoalan strategis dan finansial yang kompleks. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni