RADARTUBAN – AC Milan sudah mulai menekan tombol gas di bursa. Pada Jumat waktu setempat, Rossoneri resmi mengajukan tawaran untuk memboyong Jean-Philippe Mateta.
Namun langkah awal itu langsung mentok. Crystal Palace menolak proposal yang masuk ke meja mereka.
Penolakan ini bukan berarti pintu tertutup rapat. Justru sebaliknya. Situasi menjadi menarik karena Mateta dikabarkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Milan. Artinya, dari sisi pemain, arah sudah jelas. Tinggal satu soal: harga.
Informasi tersebut diungkapkan oleh jurnalis Santi Aouna bersama media Prancis Foot Mercato.
Milan memang belum menyentuh angka yang diinginkan Palace, klub yang melihat Mateta sebagai aset penting, bukan sekadar penyerang pelapis.
Mateta Masuk Peta Besar Proyek Rossoneri
Bagi Milan, Mateta bukan bidikan asal-asalan. Posturnya yang kuat, kemampuan duel udara, dan naluri gol di kotak penalti dianggap cocok untuk menambah dimensi baru di lini depan.
Rossoneri membutuhkan penyerang dengan karakter berbeda—bukan hanya cepat dan cair, tapi juga keras dan efektif saat ruang sempit.
Milan Bergerak, Palace Bertahan
Di sisi lain, Palace berada di posisi tawar yang kuat. Mereka tidak dalam tekanan menjual, sementara performa Mateta masih relevan dalam skema tim.
Penolakan tawaran pertama ini bisa dibaca sebagai pesan: Milan harus datang dengan proposal yang lebih serius, baik secara nominal maupun struktur pembayaran.
Kesepakatan Personal Jadi Kunci
Bursa belum selesai, dan cerita ini jelas belum tamat. Ketika pemain sudah berkata “ya”, sejarah transfer sering menunjukkan satu hal: negosiasi biasanya hanya soal waktu dan keteguhan.
Milan boleh tertahan di langkah pertama, tapi mereka belum mundur. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni